Tressan Eka Putri Katili
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN KESEHATAN MENTAL IBU NIFAS DENGAN PRODUKSI ASI Khoirun Nisa Siregar; Efri Leny Rauf; Rizky Nikmathul Husna Ali; Tressan Eka Putri Katili
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7404

Abstract

Abstrak Kesehatan mental ibu nifas merupakan salah satu factor penting yang berpengaruh terhadap keberhasilan menyusui. Masa nifas ditandai dengan perubahan fisiologis, hormonal, dan psikologis yang signifikan, sehingga ibu berisiko mengalami gangguan kesehatan mental seperti stres, kecemasan, dan depresi postpartum. Kondisi psikologis yang tidak stabil dapat mempengaruhi keseimbangan hormone prolactin dan oksitosin yang berperan dalam produksi dan pengeluaran Air Susu Ibu (ASI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kesehatan mental ibu nifas dengan produksi ASI. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 75 ibu nifas hari ke-7 hingga hari ke-42 yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Kesehatan mental ibu nifas di ukur menggunakan kuesioner Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS), sedangkan produksi ASI dinilai menggunakan kuesioner produksi ASI berdasarkan frekuensi pengosongan payudara. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariate dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu nifas dengan kesehatan mental normal memiliki produksi ASI yang lancar, sedangkan ibu nifas dengan gangguan kesehatan mental sedang hingga berat mayoritas mengalami produksi ASI tidak lancar. Hasil uji statistic menunjukkan nilai p=0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya hubungan yang signifikan antara kesehatan mental ibu nifas dengan produksi ASI. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara kesehatan mental ibu nifas dengan produksi ASI. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif tenaga kesehatan dalam melakukan deteksi dini gangguan kesehatan mental serta pemberian dukungan psikososial untuk meningkatkan keberhasilan menyusui.   Kata kunci : Kesehatan Mental, Ibu Nifas, Produksi ASI, Depresi Postpartum, EPDS
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Jumlah Perdarahan Pada Ibu Bersalin St. Surya Indah Nurdin; Rusli A Katili; Yuliandary Yunus; Andi Nur Aina Sudirman; Tressan Eka Putri S. Katili
Madu Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 15, No 1: Juni 2026
Publisher : Program Studi DIV Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mjk.15.1.95-101.2026

Abstract

Childbirth bleeding remains one of the leading causes of maternal morbidity and mortality. Identifying factors associated with the amount of blood loss during childbirth is essential for developing more effective prevention strategies. This study aimed to analyze factors associated with the amount of childbirth bleeding among women delivering at Sitti Khadijah Hospital, Gorontalo. A cross-sectional design was employed using secondary data obtained from medical records. A total of 195 mothers who delivered vaginally were selected through simple random sampling. The results showed that maternal age and perineal rupture were significantly associated with the amount of childbirth bleeding in the bivariate analysis. However, after multivariable adjustment, only perineal rupture remained significantly associated with the amount of childbirth bleeding (β = 22.28; p = 0.018). Mothers who experienced second-degree perineal rupture tended to have a higher amount of blood loss compared with those with an intact perineum. In conclusion, perineal condition during childbirth is an important factor associated with increased blood loss during delivery. Efforts to prevent and appropriately manage perineal rupture should be strengthened in midwifery care to improve maternal safety.
PENGARUH VIDEO EDUKASI INTERAKTIF TERHADAP PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI Chindy Marshanda Aswin; Fidyawati Aprianti A Hiola; Tressan Eka Putri S Katili; Zuriati Muhamad
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i2.7721

Abstract

Abstrak Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) merupakan metode deteksi dini kanker payudara yang dapat dilakukan secara mandiri oleh wanita. Rendahnya pengetahuan WUS tentang SADARI dapat menyebabkan keterlambatan dalam mendeteksi adanya kelainan pada payudara. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan WUS adalah melalui pemberian video edukasi interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh video edukasi interaktif terhadap pengetahuan WUS tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri di wilayah kerja Puskesmas Mootilango. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental melalui pendekatan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 61 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan SADARI dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan video edukasi interaktif sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori kurang sebanyak 57 responden (93,4%), sedangkan setelah diberikan video edukasi interaktif sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 58 responden (95,1%). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai Z = -7,452 dengan p-value = 0,000 (p<0,05) yang menunjukkan adanya pengaruh video edukasi interaktif terhadap pengetahuan WUS tentang SADARI. Kesimpulannya menunjukkan bahwa video edukasi interaktif berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan WUS tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri di wilayah kerja Puskesmas Mootilango.   Kata kunci : Edukasi Interaktif, Pengetahuan, WUS, SADARI, Kanker Payudara