Dwi Margareta Andini
Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBERDAYAAN KELOMPOK IBU NIFAS DAN MENYUSUI OLEH KADER KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN STUNTING Anna Septina Andarini; Dwi Margareta Andini
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7546

Abstract

Abstrak Di Indonesia stunting masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat utama,  dapat dikondisikan sebagai gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya pengetahuan ibu mengenai gizi seimbang dan praktik perawatan yang tepat selama periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Pemberdayaan kelompok ibu nifas dan menyusui oleh kader kesehatan merupakan strategi intervensi yang dinilai efektif di tingkat komunitas. Penelitian mempunyai tujuan untuk menganalisis pengaruh intervensi pemberdayaan kelompok ibu nifas dan menyusui oleh kader kesehatan terhadap tingkat pengetahuan mereka mengenai stunting. Penelitian yang digunakan desain quasi-experimentl dengan pendekatan  pre test dan post test pada kelompok intervensi tanpa kelompok kontrol. Subjek penelitian adalah 30 ibu nifas dan menyusui di wilayah Posyandu Desa Tulungrejo. Intervensi berupa serangkaian kegiatan penyuluhan, demonstrasi gizi, dan diskusi kelompok yang dilakukan oleh kader terlatih selama empat minggu. Data pengetahuan diukur menggunakan kuesioner terstruktur sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Paired T-test dengan tingkat signifikansi 0,005. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada rata-rata skor pengetahuan ibu setelah intervensi pemberdayaan (rata-rata skor pre-test: 65,5; rata-rata skor post test: 85,2; p-value < 0,001). Sebagian besar responden mengalami peningkatan pengrtahuan dari ketegori cukup menjadi tinggi. Pemberdayaan kelompok ibu nifas dan menyusui oleh kader kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan mereka tentang stunting dan pencegahannya. Program ini direkomendasikan untuk diimplementasikan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya nasional percepatan penurunan stunting   Kata Kunci: Pemberdayaan Ibu, Kader Kesehatan, Pengetahuan, Stunting, Ibu Nifas dan Menyusui
Efektifitas Prenatal Gentle Yoga Dalam Mengurangi Keluhan Nyeri Punggung Bawah Pada Ibu Hamil Ayu Rosita Dewi; Dika Yanuar Frafitasari; Dwi Margareta Andini
Jurnal Ventilator Vol. 2 No. 4 (2024): Desember : Jurnal Ventilator
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/ventilator.v2i4.1567

Abstract

During pregnancy, a woman must be able to adapt to various physical changes that often occur and can cause uncomfortable conditions, such as back pain which begins to be felt in the second and third trimesters. If this condition is not treated immediately, it can cause anxiety and disruption to the pregnant woman's activities. As a way to reduce complaints of back pain, pregnant women can do prenatal gentle yoga exercises. This study aimed to assess the effectiveness of prenatal yoga in reducing pain in the lower back of pregnant women at the Ngletih Community Health Center, Kediri City. This study aims to assess the effectiveness of prenatal yoga in reducing pain in the lower back of pregnant women at the Ngletih Community Health Center, Kediri City. Research method: This research adopted a quantitative design with a Pre-Experimental design, using the One Group Pretest-Posttest method. The sample of pregnant women in the second and third trimesters was 31 respondents. The sampling method involved Total Sampling and the use of a pain level measuring tool with the Numeric Rating Scale (NRS), while data analysis used the Wilcoxon Test. Research Results: Before carrying out prenatal yoga exercises, the majority of pregnant women felt lower back pain on a mild scale, the number of respondents was 17 (54.8%). After doing prenatal yoga exercises twice in 2 weeks, the majority of pregnant women no longer felt back pain, the number of respondents was 18 pregnant women (58%). The p-value of the analysis using the Wilcoxon test is 0.000.