p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Journal of Midwifery
FATMA NADIA
FAKULTAS KESEHATAN/FAKULTAS TEKNOLOGI KESEHATAN, INSTITUT KESEHATAN DAN TEKNOLOGI AL INSYIRAH

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH EDUKASI IMUNISASI DASAR LENGKAP TERHADAP PENGETAHUAN IBU BALITA DI DESA KUMANTAN WILAYAH PUSKESMAS BANGKINANG KABUPATEN KAMPAR DEFI ARIYANI; FATMA NADIA; FAJAR SARI TANBERIKA; WIRA EKDENI AIFA
Journal Of Midwifery Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v13i2.10466

Abstract

Pendahuluan: Imunisasi dasar lengkap adalah imunisasi yang diberikan pada anak sebelum berusia 1 tahun yang terdiri dari imunisasi HB 0, imunisasi BCG, imunisasi DPT-HB-HIB, imunisasi polio, imunisasi IPV dan imunisasi campak. Imunisasi dasar lengkap dapat melindungi anak dari wabah penyakit, kecacatan dan kematian (Syukri, 2021). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh Edukasi Imunisasi dasar lengkap terhadap Pengetahuan Ibu Balita di wilayah Puskesmas Bangkinang Kab.Kampar. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre eksperimental. Desain yang digunakan berbentuk one group pretest-posttest desaign. One group pretest-posttest desaign adalah desain pre eksperimental yang terdapat pre test (tes sebelum diberi treatment) dan post test (tes sesudah diberi treatment) dalam satu kelompok.Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa distribusi frekuensi umur responden adalah umur 26-30 tahun sebesar 9 (50%), frekuensi Pendidikan responden SMA sebesar 7 (39%), frekuensi Pekerjaan responden adalah Wiraswasta sebesar 9 (50%). Berdasarkan dari hasil analisis uji t-independent, pada kategori pengetahuan diperoleh nilai correlation (0,351 > 0,05) dan nilai ρ value sebesar 0,000 hal ini berarti bahwa ρ value < dari 0,05 yang artinya ada pengaruh yang signifikan/kuat dan positif antara pengukuran pre pengetahuan (sebelum diberi edukasi ) dan pengukuran post pengetahuan (setelah diberi edukasi) di Desa Kumantan Wilayah Kerja Puskesmas Bangkinang. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan antara fakta dan teori terdapat kesamaan yaitu bahwa pendidikan kesehatan mempunyai pengaruh yang sangat signifikan terhadap tingkat pengetahuan seseorang untuk itu ibu diharapkan dapat lebih meningkatkan pengetahuan dalam memberikan imunisasi dasar lengkap.
PENGARUH PEMBERIAN TABLET FE DAN JUS KURMA TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 1 BANGKINANG KOTA ZELVA YENA; FATMA NADIA; LISVIA ROSE; MEIRITA HERAWATI
Journal Of Midwifery Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jm.v13i2.10471

Abstract

Pendahuluan: Masa remaja antara usia 10-19 tahun, ialah masa transisi yang dialami seseorang dengan adanya perubahan fisik maupun psikis. Masa remaja merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan, baik secara fisik, mental, dan aktivitas sehingga, kebutuhan makanan yang mengandung zat-zat gizi menjadi cukup besar (Martini, 2015). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Tablet Fe dan Jus Kurma terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin di SMAN 1 Bangkinang Kota. Metode: Penelitian ini menggunakan Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain Pre-Experimental design dengan rancangan pre-post test control group design. Jenis penelitian dengan menggunakan kelompok eksperimen dan kelompok Kontrol. Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian frekuensi umur responden pada kelompok intervensi adalah umur 15 tahun sebesar 6 (75%) dan kelompok Kontrol adalah umur 15 tahun sebesar 5 (62,5%), frekuensi Haemoglobin responden pada kelompok Intervensi pada Pre Test adalah Anemia sebesar 4 (50%) pada Post Test adalah Tidak Anemia sebesar 8 (100%), frekuensi Haemoglobin responden pada kelompok Kontrol pada Pre Test adalah Anemia sebesar 3 (37,5%) pada Post Test adalah Tidak Anemia sebesar 8 (100%). Berdasarkan dari hasil analisis uji t-independent diperoleh nilai correlation (0,951 > 0,05) dan nilai ρ value sebesar 0,000 hal ini berarti bahwa ρ value < dari 0,05 yang artinya ada pengaruh yang signifikan/kuat antara pengukuran pre test (sebelum diberikan Jus Kurma dan Tablet Fe) dan pengukuran post test (setelah diberikan Jus Kurma dan Tablet Fe) dan nilai correlation (0,854 > 0,05) dan nilai ρ value sebesar 0,001 hal ini berarti bahwa ρ value < dari 0,05 yang artinya ada pengaruh yang signifikan/kuat antara pengukuran pre test (sebelum diberikan Tablet Fe) dan pengukuran post test (setelah diberikan Tablet Fe). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan antara fakta dan teori terdapat kesamaan yaitu bahwa mengkonsumsi jus kurma dan tablet Fe 1 kali seminggu dapat meningkatkankan kadar hemoglobin remaja.