Modal merupakan hal penting dalam menjalankan suatu usaha. Perusahaan dapat memperoleh modal dari modal disetor yang berupa saham biasa, saham preferen, dan laba ditahan yang berasal dari operasional perusahaan. Jenis modal ada internal, dan eksternal. Kinerja usaha (prestasi kerja) adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Hasil pengujian validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa instrumen variabel modal (X), dan variabel kinerja (Y) valid dan reliabel. Hasil pengujian hipotesis: “Ada Pengaruh Modal Terhadap kinerja”, sebagai berikut: r hitung = 0,860. Menunjukkan bahwa hubungan variabel modal (X) dengan variabel kinerja (Y) adalah positif dan tinggi. a) t hitung > t tabel (12,521 > 2,021) yang artinya tolak Ho terima Ha. Menunjukkan bahwa, hipotesis yang menyatakan ada pengaruh variabel modal (X) terhadap variabel kinerja (Y) telah teruji. b) R Square (R2) = 0,740, menunjukkan bahwa persentase pengaruh variabel modal (X) terhadap variabel kinerja (Y) sebesar 74,0 %. Sedangkan sisanya 0,260 atau 26 % dipengaruhi oleh faktor lain. c) Persamaan regresi sederhana: Y = 4,186 + 0,898 X1. Dapat diprediksi berapa besar pengaruh variabel modal (X) terhadap variabel kinerja (Y). Apabila variabel modal (X) meningkat 1 satuan maka akan meningkatkan variabel kinerja (Y) sebesar 0,898 atau 89,80 %. d) F hitung > F tabel (156,766 > 4,080). Menunjukkan bahwa, model regresi linier sederhana pengaruh variabel modal (X) terhadap variabel kinerja (Y) signifikan dan memiliki kebermaknaan.