Syafa Marwati Tsaniah Sodikin
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Perubahan Peringkat Kinerja Keuangan Perusahaan terhadap Harga Saham menggunakan Model Altman Z-Score Rizki Fauzi; Syafa Marwati Tsaniah Sodikin
Journal of Economic Studies Vol. 1 No. 3 (2026)
Publisher : Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar modal sebagai instrumen utama dalam perekonomian suatu negara memiliki peran penting dalam mobilisasi dana dari investor ke dunia usaha. Keputusan investasi saham merupakan langkah krusial bagi investor, yang membutuhkan pertimbangan matang, termasuk evaluasi kinerja keuangan perusahaan. Altman Z-Score, sebagai metode penilaian kinerja keuangan menggabungkan lima rasio keuangan untuk memberikan peringkat kinerja perusahaan. Kinerja keuangan yang baik berpotensi meningkatkan harga saham, sedangkan yang buruk cenderung menurunkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh perubahan peringkat kinerja keuangan (diukur dengan Altman Z-Score) terhadap harga saham perusahaan terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi linear sederhana, dan data diperoleh dari laporan keuangan perusahaan selama periode 2019-2023. Purposive sampling dilakukan dengan kriteria tertentu untuk memilih sampel yang representatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan peringkat kinerja keuangan perusahaan secara signifikan memengaruhi harga saham. Analisis statistik mengungkapkan nilai signifikansi F yang rendah, mengindikasikan bahwa variabel peringkat kinerja keuangan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap harga saham. Hasil regresi linear sederhana menunjukkan koefisien positif antara peringkat kinerja keuangan dan harga saham, menegaskan bahwa kinerja keuangan yang baik cenderung meningkatkan harga saham. Meskipun demikian, penelitian ini juga mencatat bahwa nilai koefisien determinasi (R2) yang rendah menandakan bahwa faktor-faktor lain di luar model masih memengaruhi harga saham secara substansial.