p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sewagati
Haniffudin Nurdiansah
Departemen Teknik Material dan Metalurgi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Indonesia.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : sewagati

Rancang Bangun Alat Fotoreaktor Dua Tingkat Terintegrasi Sel Surya untuk Degradasi Methylene Blue di UMKM Rumah Batik Tulis Al Huda Sidoarjo Haniffudin Nurdiansah; Retno Asih; Diah Susanti; Azzah Dyah Pramata; Rindang Fajarin; Yusuf Pradesar; Amaliya Rasyida; Respati Kevin Prama Dewadaru; Anna Zakiyatul Laila; Alfreda Krisna Altama; Yeny Widya Rakhmawati
Sewagati Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v10i1.9398

Abstract

Industri batik memiliki peran penting dalam perekonomian, terutama pada sektor UMKM seperti Rumah Batik Tulis Huda di Sidoarjo yang melestarikan warisan budaya sekaligus mendukung ekonomi daerah. Namun, aktivitas produksi menghasilkan limbah cair mengandung Methylene Blue yang bersifat karsinogenik dan sulit terurai secara alami. Tanpa pengelolaan tepat, limbah tersebut berisiko mencemari ekosistem air tanah dan mengancam kesehatan masyarakat sekitar. Sebagai solusi inovatif, diterapkan teknologi integrasi fotoreaktor dan filtrasi berbasis sel surya yang ramah lingkungan. Penggunaan energi surya memastikan operasional alat berjalan mandiri sesuai kapasitas UMKM. Hasil pengujian UV-Vis menunjukkan efektivitas sistem yang sangat signifikan dengan penurunan nilai absorbansi dari 1,21648 menjadi 0,08937. Dengan persentase degradasi mencapai 92,65%, limbah berwarna biru pekat berhasil dijernihkan hingga menjadi bening. Keberhasilan ini membuktikan bahwa sistem fotoreaktor-filtrasi bertenaga surya mampu mereduksi polutan organik secara maksimal. Inovasi teknologi tepat guna ini diharapkan menjadi model pengelolaan limbah mandiri yang praktis serta berkelanjutan bagi pelaku UMKM batik guna menjaga kelestarian lingkungan sekitar.
Implementasi Pembuatan Pupuk Cair Organik (PCO) dan AB Mix untuk Aplikasi Vertikal Hidroponik bagi Ibu-Ibu PKK RT 01 RW 05 Desa Tambakrejo Sidoarjo Haniffudin Nurdiansah; Retno Asih; Diah Susanti; Azzah Dyah Pramata; Rindang Fajarin; Yusuf Pradesar; Amaliya Rasyida; Respati Kevin Prama Dewandaru; Anna Zakiyatul Laila; Alfreda Krisna Altama; Yeny Widya Rakhmawati
Sewagati Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v10i1.9399

Abstract

Desa Tambakrejo di Kabupaten Sidoarjo merupakan wilayah dengan potensi pertanian rumah tangga yang cukup tinggi, khususnya dalam skala pekarangan rumah. Namun, keterbatasan lahan menjadi kendala utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian rumah tangga. Permasalahan utama yang dihadapi oleh masyarakat RT 01 RW 05 Desa Tambakrejo, Sidoarjo, khususnya kelompok ibu-ibu PKK, adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan limbah organik rumah tangga menjadi produk bernilai guna, serta belum adanya pemanfaatan teknologi pertanian sederhana seperti hidroponik untuk menunjang ketahanan pangan keluarga. Pemanfaatan sistem hidroponik dan vertikal hidroponik dapat menjadi solusi alternatif untuk mengatasi keterbatasan tersebut. Salah satu tantangan dalam sistem ini adalah ketersediaan pupuk cair yang ramah lingkungan, terjangkau, dan sesuai dengan kebutuhan nutrisi tanaman. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan limbah organik melalui pelatihan pembuatan pupuk cair organik (PCO), peracikan AB Mix, dan instalasi vertikal hidroponik. Menggunakan metode edukatif-partisipatif dengan pendampingan mahasiswa, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknis peserta. Hasilnya, peserta mampu memproduksi PCO berkualitas dan mulai menerapkan sistem hidroponik mandiri, yang berkontribusi pada ketahanan pangan serta pemberdayaan ekonomi rumah tangga ramah lingkungan.