Franciscus Budi Pranata
Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Etnomatematika Siter Didukung Platform GeoGebra Materi Barisan Aritmatika Krisma Yonantha; Franciscus Budi Pranata; Adhi Surya Nugraha
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024): Pengembangan Kemampuan Berpikir Matematis melalui Inovasi Pembelajaran dan Inte
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v7i2.2268

Abstract

Pembelajaran matematika yang kurang relevan dan kurang memanfaatkan teknologi dapat menjadi salah satu penyebab siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep. Untuk mengatasi kesulitan siswa tersebut, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengambangkan bahan ajar dengan konteks Etnomatematika disertai adanya penggunaan teknologi seperti GeoGebra. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar dengan konteks yang dekat siswa dengan pendekatan etnomatematika siter serta penggunaan teknologi GeoGebra untuk mendukung aktivitas belajar siswa. Jenis penelitian merupakan Research and Development (RnD) dengan tipe ADDIE. ADDIE merupakan model pengembangan yang terdiri dari Analyze (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Pengumpulan data pada penelitian ini dengan studi literatur dan pemberian angket. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat validasi dari berbagai aspek menunjukkan persentase sebagai berikut: desain kulit bahan ajar (66,67%), desain isi (91,43%), kelayakan isi (92,5%), kelayakan kebahasaan (84%), penyajian (85%), dan aspek etnomatematika (100%). Secara keseluruhan, bahan ajar mendapatkan rata-rata validitas sebesar 86,66%, yang menunjukkan bahwa bahan ajar tersebut masuk dalam kategori valid dan layak untuk digunakan dalam pembelajaran matematika.