Yunita Valentina Kusufiyah
Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Dharma Andalas

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Efektivitas Dan Kontribusi Pajak Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota Dewi, Syalmi; Anggraini, Dina; Kusufiyah, Yunita Valentina
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Dharma Andalas Vol 27 No 2 (2025): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Dharma Andalas
Publisher : Universitas Dharma Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jebd.v27i2.2216

Abstract

This study describes the effective and contribution of local taxes and retributions in Kabupaten Lima Puluh Kota. The results of this study can be used bg local governments to determine policies in the regional tax sector in order to increase local revenue and as supporting information for cunducting similar research in greater depth and with a wider scope. Local taxes and retribution were an essential proxy of regional funding that are expected to be used to optimizing development activities in the region.Local taxes and retribution by any means play a role in regulating the local government economy so that it can rise and develop, which in turn can improve the welfare of the local government. The purpose of this study is to explain the level of effectiveness of regional taxes in relation to the original legion income Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2020-2024 and to explain the contibution of regional taxes to original incomw. The results of this study based on the analysis of the level of effectiveness of reginal taxes in Kabupateh Lima Puluh Kota, the results showed that in 2020 the level of effectiveness was classified as less effective with an achievement of 77,90%. In 2021, it decreased and entered the ineffective category with an achievement of 52,32%. A similiar condition occurred in 2022 with an effectiveness of 56,01%. In 2023, effectiveness increased to quite effective at 89,27%, and reached the highest level in 2024 which was classified as effective at 92,37%, This, 2024 was the year with the hghest level of effectiveness, while ihe lowest ccurred in 2021. Abstract Penelitian ini menjelaskan tentang efektivitas dan kontribusi pajak daerah pada Kabupaten Lima Puluh Kota. Hasil penelitian ini dapat digunakan oleh pemerintah daerah untuk menetapkan kebijakan-kebijakan pada sektor pajak daerah guna meningkatkan pendapatan asli daerah serta sebagai bahan informasi pendukung untuk melakukan penelitian sejenis secara lebih mendalam dan luas ruang lingkupnya. Pajak dan retribusi sebagai salah satu pendanaan daerah diharapkan dapat digunakan secara optimal untuk menyelenggarakan kegiatan pembangunan daerah. Pajak dan Retribusi daerah sedapat mungkin berperan mengatur perekonomian masyarakat agar dapat berumbuh kembang, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan penelitian menjelaskan tingkat efektivitas pajak daerah dalam kaitannya dengan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2020-2024 dan Menjelaskan kontribusi pajak daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah. Hasil penelitian ini Berdasarkan analisis tingkat efektivitas pajak daerah di Kabupaten Lima Puluh Kota, diperoleh hasil bahwa pada tahun 2020 tingkat efektivitasnya tergolong kurang efektif dengan capaian sebesar 77,90%. Tahun 2021 mengalami penurunan dan masuk kategori tidak efektif dengan capaian 52,32%. Kondisi serupa terjadi pada tahun 2022 dengan efektivitas sebesar 56,01%. Pada tahun 2023, efektivitas meningkat menjadi cukup efektif sebesar 89,27%, dan mencapai tingkat paling tinggi pada tahun 2024 yang tergolong efektif sebesar 92,37%. Dengan demikian, tahun 2024 menjadi tahun dengan tingkat efektivitas tertinggi, sedangkan yang terendah terjadi pada tahun 2021.
Analisis Penerapan Aspek Perpajakan Koperasi Balai Diklat Keagamaan Padang Kusufiyah, Yunita Valentina; Junaidi, Dwi Zahara; Dahar, Reni
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Dharma Andalas Vol 28 No 1 (2026): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Dharma Andalas
Publisher : Universitas Dharma Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jebd.v28i1.2480

Abstract

Tax is the main source of state revenue that plays an important role in supporting national development financing and improving public welfare. In order to enhance taxpayer compliance, the government has implemented the modernization of tax administration systems through e-registration, e-SPT, e-form, e-filing, and e-billing. This study aims to analyze the implementation of taxation aspects at the Balai Diklat Keagamaan Cooperative in Padang as a form of taxpayer compliance. This research employs a qualitative descriptive method with data collection techniques including financial statement documentation, observation, and interviews. The results indicate that the cooperative has fulfilled its tax obligations in terms of tax calculation, payment, and reporting through the e-form system. However, the cooperative has not conducted fiscal reconciliation in determining taxable income. These findings suggest that the implementation of taxation aspects at the Balai Diklat Keagamaan Cooperative in Padang has not yet fully complied with the prevailing tax laws and regulations. Abstrak Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara yang berperan penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam rangka meningkatkan kepatuhan wajib pajak, pemerintah melakukan modernisasi sistem administrasi perpajakan melalui penerapan e-registration, e-SPT, e-form e-filing, dan e-billing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan aspek perpajakan pada Koperasi Balai Diklat Keagamaan Padang sebagai bentuk kepatuhan wajib pajak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi laporan keuangan, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi telah melaksanakan kewajiban perpajakan dalam hal perhitungan, pembayaran, dan pelaporan pajak melalui sistem e-form. Namun, koperasi belum melakukan rekonsiliasi fiskal dalam penentuan penghasilan kena pajak. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan aspek perpajakan pada Koperasi Balai Diklat Keagamaan Padang belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku.