Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh tingginya kejadian nyeri punggung bawah sebagai salah satu masalah muskuloskeletal yang umum dialami wanita pascamelahirkan. Kondisi ini terutama dialami oleh wanita multipara akibat perubahan biomekanik pascapersalinan yang berdampak pada penurunan stabilitas lumbopelvik. Permasalahan tersebut diperberat oleh aktivitas rumah tangga yang berulang dan tidak ergonomis, serta rendahnya pengetahuan dan keterampilan dalam menjaga postur tubuh. Jika tidak ditangani secara preventif, kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas hidup dan produktivitas ibu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam menjaga postur tubuh dan kesehatan muskuloskeletal melalui pendekatan edukatif dan latihan fisioterapi sederhana. Metode pengabdian meliputi survei awal untuk mengidentifikasi permasalahan, penyusunan media edukasi berupa booklet dan video latihan, kegiatan sosialisasi, pelatihan praktik latihan postur dan penguatan otot inti, serta monitoring dan evaluasi melalui preāpost test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 75,44% serta peningkatan kemampuan peserta dalam mempraktikkan latihan fisioterapi sederhana (latihan postur dan penguatan otot inti) secara mandiri dan benar. Selain itu, terbentuk kelompok binaan dan kader lokal sebagai upaya keberlanjutan program. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan pelatihan fisioterapi berbasis komunitas efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesehatan muskuloskeletal wanita pascamelahirkan.