Renny Sinaga
Program Studi DIII Kebidanan Pematangsiantar, Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Ibu Hamil melalui Edukasi Gizi dan Penanganan Stunting dengan Pendekatan Emotional Demonstration di Wilayah Puskesmas Bah Kapul Kota Pematangsiantar Safrina Safrina; Renny Sinaga; Vera Renta Siahaan
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 3 (2026): JAMSI - Mei 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2744

Abstract

Prevalensi stunting di Kota Pematangsiantar berada pada angka 14,3 %. Angka ini menjadi trend positip yang dicatatkan Pemko Siantar, saat ini Kota Pemangsiantar harus mampu menurunkan prevalensi stunting sebesar 3,22 % untuk mencapai rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yaitu prevalensi stunting sebesar 11,08 % tahun 2023, dan 8,96 % ditahun 2024. Terdapat 8 kecamatan dengan lokus stunting di kota Pematangsiantar, salah satunya adalah Kecamatan Siantar Sitalasari, di wilayah Puskesmas Bahkapul dan menjadi mitra dalam pengabdian masyarakat. Tahun 2021 dilaporkan terdapat 50 orang terindetifikasi stunting diwilayah kerja Puskesmas Bahkapul, tahun 2023 menurun menjadi 23 kasus. Terjadi penurunan kejadian stunting dan diharapkan jumlah ini harus tetap diturunkan dengan target maksimal hanya 15 kasus pada tahun 2024. Data ibu hamil pada tahun 2024 sebanyak 429 bumil, Ibu hamil dengan risiko tinggi sebanyak 85 orang, dan didapat data 4 ibu hamil dengan Kurang Energi Protein (KEK). Permasalahan pokok yang pada mitra adalah Pengetahuan tentang gizi di kalangan ibu hamil masih sangat terbatas, dengan banyak yang belum memahami pentingnya asupan nutrisi seimbang selama kehamilan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan perubahan perilaku ibu hamil khususnya gizi pada masa hamil. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan cara emotional demonstrasi dengan menggunakan kekuatan emosional efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan gizi, pemahaman tentang stunting, serta sikap positif terhadap konsumsi protein hewani pada ibu hamil setelah intervensi edukasi. Strategi ini berpotensi menjadi intervensi promotif preventif dalam percepatan penurunan stunting sejak masa kehamilan