Yunita Wiguna
STIKES Katolik St Vincentius a Paulo Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Tentang Kesehatan Mental Pada Pasien Hemodialisa Yustina Kristianingsih; Dominggus Ruku Yudit Pramono; Yunita Wiguna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): JPM SEPTEMBER 2025
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v11i2.2773

Abstract

Kesehatan mental merupakan suatu kondisi yang sejahtera baik secara fisik, mental dan sosial tidak hanya terbebas dari penyakit atau kecatatan/kelemahan. Faktor pemicu gangguan jiwa meliputi faktor biologis, psikologis dan sosial budaya. Faktor biologis seperti kelainan otak organik, genetic dapat memicu terjadinya gangguan kesehatan mental. Ketidakmampuan beradaptasi pada masalah yang dialami sering menimbulkan kecemasan, gangguan emosi dan juga depresi.  Jika tidak ditanggani dengan baik akan membuat individu jatuh pada gangguan jiwa. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyrakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pasien hemodialisa tentang kesehatan mental. Metode yang digunakan dalam kegiatan pendidikan kesehatan adalah ceramah dan tanya jawab serta menggunakan media leaflet. Kegiatan diawali dengan pretes kemudian dilakukan pendidikan kesehatan dan diakhiri post test tentang kesehatan mental. Setelah dilakukan pendidikan kesehatan terdapat peningkatan tingkat pengetahuan pasien hemodialisa menjadi 100% (25 orang) baik. Ketua paguyuban pasien hemodialisa banana RS Siloam Kupang dapat melajutkan program edukasi masalah kesehatan mental pada pasien  HD shif berikutnya dan juga penting untuk memberikan edukasi kesehatan untuk masalah kesehatan mental agar dapat meningkatkan kualitas hidup pasien hemodialisa
FAKTOR DOMINAN PEMICU KEJADIAN PLEBITIS DI RS SWASTA KOTA KUPANG Yustina Kristianingsih; Dominggus Ruku Yudit Pramono; Yunita Wiguna
Jurnal Keperawatan Malang Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan Malang (JKM)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIKes Panti Waluya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36916/jkm.v10i2.365

Abstract

Background: Phlebitis is a type of HAI infection that is acquired by patients when hospitalized and is followed by clinical manifestations that appear at least 3 x 24 hours. Most of the patients treated in hospital have IVs installed, and phlebitis still often occurs even though the process of installing the infusion has been done correctly and using aseptic technique. Phlebitis is caused by several factors such as age, gender, BMI, type of fluid and others. Objective: to find out the factors that influence the occurrence of phlebitis Method: This research uses a descriptive analytical design. The population of this study were all patients treated in the adult inpatient ward of a private hospital in the city of Kupang. Sample collection was carried out by consecutive sampling with a total of 58 respondents who met the inclusion criteria. Data was collected using an observation sheet for the factors gender, age, BMI, type of infusion fluid and an observation sheet for the incidence of phlebitis. Data analysis to determine the dominant factors that influence the incidence of phlebitis using simple regression Results: research results obtained: factors that influence the incidence of phlebitis in Kupang city private hospitals are the type of fluid Implications: It is important to increase monitoring in patients receiving hypertonic fluid therapy to prevent phlebitis. And for patients who receive hypertonic fluid therapy, it is important to analyze the relationship between the type and size of IV catheter, vein condition, location and fluid placement time. Keywords: fluid, dominant factor, phlebitis