Darariani Iskandar
Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia, RSP Ibnu Sina YW UMI

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kebiasaan Berolahraga Dengan Tingkat Stres Pada Mahasiswa Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Angkatan Tahun 2024 Khairun Nisaa Burhan; Sri Wahyu; Darariani Iskandar; Imran Safei; Muhammad Alim Jaya
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 5 (2026): Volume 6 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i5.22725

Abstract

ABSTRACT Stress is a common problem experienced by medical students and can impact physical health, psychological well-being, and academic achievement. This study aims to analyze the relationship between exercise habits and stress levels among students from the Faculty of Medicine, Muslim University of Indonesia, Class of 2024. The study design used an observational analytic approach with a cross-sectional approach. The study sample consisted of 226 students, determined through total sampling based on inclusion criteria. The instruments used included an exercise habits questionnaire and the DASS-42 to measure stress levels. Univariate analysis showed that the majority of respondents had moderate exercise habits 186 respondents (82.3%) and 122 respondents (54.0%) had normal stress levels. Bivariate analysis using the Chi-Square test yielded a p-value of 0.513 (p 0.05), indicating no significant relationship between exercise habits and stress levels. Thus, although exercise has important health benefits, exercise habits were not directly associated with stress levels among medical students in this study. Keywords: Exercise Habits, Stress Levels, Medical Students.  ABSTRAK Stres merupakan permasalahan yang sering dialami oleh mahasiswa kedokteran dan dapat berdampak pada kesehatan fisik, kondisi psikologis, serta pencapaian akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kebiasaan berolahraga dengan tingkat stres pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia angkatan 2024. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 226 mahasiswa yang ditentukan melalui metode total sampling berdasarkan kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner kebiasaan olahraga dan DASS-42 untuk mengukur tingkat stres. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki kebiasaan olahraga pada kategori sedang 186 orang (82,3%) serta berada pada tingkat stres normal 122 orang (54,0%). Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square menghasilkan nilai p = 0,513 (p 0,05), yang menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan olahraga dan tingkat stres. Dengan demikian, meskipun olahraga memiliki manfaat yang penting bagi kesehatan, kebiasaan berolahraga tidak terbukti berhubungan langsung dengan tingkat stres mahasiswa kedokteran dalam penelitian ini. Kata Kunci: Kebiasaan Berolahraga, Tingkat Stres, Mahasiswa Kedokteran.