Irza Haicha Pratama
Falkustas Kedokteran Universitas Prima Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pola Tidur Pada Anak dengan Kejadian Stunting di Kota Medan Partogi Hasiholan Simanullang; Irza Haicha Pratama; Adek Amansyah
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 5 (2026): Volume 6 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i5.22273

Abstract

ABSTRACT Stunting is a condition of growth failure in children under five years of age caused by chronic malnutrition, which results in decreased learning ability and quality of life in the future. Factors contributing to stunting include inadequate nutritional intake, repeated infections, low socioeconomic status, stress, and unhealthy lifestyles. Adequate sleep plays a crucial role in supporting child development, including intelligence, growth hormone levels, and immunity. Sleep disturbances in children are often caused by parents' lack of involvement in establishing a good sleep schedule. This study aims to explore the relationship between children's sleep patterns and stunting, as well as the contributing factors, with the hope of providing useful insights for the community. This study aims to examine the relationship between children's sleep patterns and stunting incidence, assess whether sleep patterns can cause stunting in children, and measure their impact on stunting. This study used a case-control design to evaluate the relationship between children's sleep patterns and stunting. The sample was selected using purposive sampling, and children's nutritional status was assessed using the WHO standard curve. Data were analyzed using SPSS, adhering to research ethics principles and approval from relevant institutions. This study shows that children of parents with low education and lower incomes are more likely to experience stunting. Furthermore, sleep disturbances increase the risk of stunting 40-fold because they inhibit the production of growth hormone, which is essential for child development. This study concludes that parents with low economic status, low education, and disturbed sleep patterns increase the risk of stunting in children. Keywords: Stunting, Sleep Patern, BISQ.  ABSTRAK Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak di bawah lima tahun yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, yang berakibat pada penurunan kemampuan belajar dan kualitas hidup anak di masa depan. Faktor penyebab stunting meliputi asupan gizi yang tidak cukup, infeksi berulang, kondisi sosial ekonomi yang rendah, serta stres dan pola hidup yang tidak sehat. Tidur yang cukup berperan penting dalam mendukung perkembangan anak, termasuk kecerdasan, hormon pertumbuhan, dan daya tahan tubuh. Gangguan tidur pada anak sering kali disebabkan oleh kurangnya peran orangtua dalam mengatur jadwal tidur yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara pola tidur anak dan stunting, serta faktor-faktor penyebabnya, dengan harapan dapat memberikan wawasan yang bermanfaat bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan antara pola tidur anak dengan kejadian stunting dan menilai apakah pola tidur dapat menyebabkan stunting pada anak serta mengukur seberapa besar dampaknya terhadap stunting tersebut. Penelitian ini menggunakan desain case-control untuk mengevaluasi hubungan antara pola tidur anak dan Stunting. Sampel dipilih dengan purposive sampling, dan status gizi anak dinilai berdasarkan kurva standar WHO. Data dianalisis menggunakan SPSS, dengan mengikuti prinsip etika penelitian dan persetujuan dari institusi terkait. Penelitian ini menunjukkan bahwa anak dari orang tua dengan pendidikan rendah dan pendapatan lebih rendah cenderung mengalami stunting. Selain itu, gangguan tidur meningkatkan risiko stunting 40 kali lebih besar, karena menghambat produksi hormon pertumbuhan yang penting bagi perkembangan anak.Penelitian ini menyimpulkan bahwa orangtua yang memiliki kondisi ekonomi rendah, pendidikan rendah, dan pola tidur terganggu meningkatkan risiko stunting pada anak. Kata Kunci: Stunting, Pola Tidur, BISQ.