ABSTRACT The WHO (2023) stated that 41.8% of deaths of pregnant women in developing countries were related to anemia during pregnancy. Anemia in pregnancy ranges from 20% to 89%. The prevalence of anemia due to iron deficiency in pregnant women reached 37.2%. In Indonesia, 27.7% of pregnant women experienced anemia. The prevalence of anemia in pregnant women in West Kalimantan in 2024 was 9.2%. Efforts to increase hemoglobin levels in pregnant women, besides administering iron tablets, include consuming dragon fruit. To determine the effectiveness of dragon fruit in increasing hemoglobin levels in pregnant women with anemia. Quasi-experimental study with a one-group pretest-posttest design. The sample in this study was all 30 pregnant women undergoing prenatal checkups at the Sepauk Community Health Center who were diagnosed with anemia. The sampling technique used total sampling.The majority of pregnant women before being given dragon fruit had mild anemia (80.0%), and after being given dragon fruit, the majority were not anemic (normal) (93.3%). Dragon fruit administration was effective in increasing hemoglobin levels in pregnant women with anemia, with a p-value of 0.000. Dragon fruit supplementation was effective in increasing hemoglobin levels in pregnant women with anemia at the Sepauk Community Health Center in West Kalimantan. Midwives are expected to educate pregnant women about consuming vegetables and fruits, especially those rich in iron, daily to prevent anemia during pregnancy. Keywords: Dragon Fruit, Hemoglobin, Pregnant Women. ABSTRAK WHO tahun 2023 mengatakan bahwa 41,8% penyebab kematian wanita hamil di negara-negara berkembang terkait dengan anemia selama kehamilan. Anemia dalam kehamilan berkisar antara 20% - 89%. Prevalensi angka anemia karena kekurangan zat besi pada ibu hamil mencapai 37,2%. Di Indonesia sebanyak 27,7% ibu yang sedang hamil mengalami anemia. Prevalensi anemia pada ibu hamil di Kalimantan Barat pada tahun 2024, sebanyak 9,2%. Upaya meningkatkan kadar hemoglobin ibu hamil selain dengan pemberian tablet Fe, salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan zat besi adalah dengan mengkonsumsi buah naga. Mengetahui efektivitas pemberian buah naga terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil dengan anemia. Quasy eksperimental dengan jenis penelitian one grup pretest-postest design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang menjalani pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Sepauk yang didiagnosa mengalami anemia sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Ibu hamil sebelum diberikan buah naga mayoritas dengan anemia ringan (80.0%) dan sesudah diberikan buah naga mayoritas tidak anemia (normal) (93,3%). Ada efektivitas pemberian buah naga terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia dengan nilai p value 0,000. Ada efektivitas pemberian buah naga terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Sepauk Kalimantan Barat. Diharapkan bidan memberikan penyuluhan kepada ibu hamil untuk mengkonsumsi sayuran dan buah terutama yang banyak mengandung zat besi setiap hari untuk mencegah terjadinya anemia pada kehamilan. Kata Kunci: Buah Naga, Hemoglobin, Ibu Hamil.