Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH TERAPI AKUPRESUR TITIK PERICARDIUM 6 TERHADAP RATA - RATA EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DI PMB R Rambah Siti Nurkhasanah; Yuyun Bewelli Fahmi; Herma Yesti; Yuriska Putri; Evi Cristina
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2.3937

Abstract

ABSTRAK Emesis gravidarum merupakan perasaan pusing, perut kembung dan badan terasa lemas disertai keluarnya isi perut melalui mulut dengan frekuensi kurang dari 5 kali sehari pada ibu hamil trimester 1. Emesis gravidarum dapat dikurangi dengan pemberian akupresur dengan menggunakan titik Neiguan (titik pericardium 6) yang berlokasi di antara tendon yaitu flexor carpi radialis dan otot palmaris logus, kira-kira tiga jari di atas lipatan tangan. Efek etimulasi titik tersebut diyakini mampu meningkatkan pelepasan beta-endorphin di hipofise dan ACTH (Adrecorticotropic Hormone) yang dapat menghambat pusat muntah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Terapi Akupresur Pada Titik Pericardium 6 Terhadap Rata-Rata Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di PMB R Rambah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik cross sectional. Desain penelitian yang digunakan adalah desain one grup pre test dan post test. Sampel dalam penelitian berjumlah 6 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik Sampling Jenuh. Analisis data menggunakan uji T-dependent. Hasil analisis didapatkan bahwa ada pengaruh terapi akupresur pericardium 6 dapat disimpulkan , nilai p = 0.001. Karena nilai p < α (0.05), maka Ho ditolak dan Ha gagal ditolak. Hal ini berarti bahwa ada pengaruh terapi akupresur titik pericardium 6 terhadap rata - rata emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di PMB R Rambah. Diharapkan dapat menambah ilmu dan memberikan pengetahuan yang lebih luas bagi responden terhadap pengaruh pijat akupresure dengan kejadian emesis gravidarum. Kata Kunci : Ibu Hamil, Emesis Gravidarum, Akupresur Pericardium Referensi : 2018-2023 ABSTRACT Emesis gravidarum is a feeling of dizziness, bloating, and weakness accompanied by the release of stomach contents through the mouth, with a frequency of less than five times a day in pregnant women in the first trimester. Emesis gravidarum can be reduced by applying acupressure at the Neiguan point (pericardium point 6), located between the tendons of the flexor carpi radialis and the palmaris logus muscle, approximately three finger-widths above the crease of the hand. Stimulation of this point is believed to increase the release of beta-endorphin in the pituitary gland and ACTH (Adrecorticotropic Hormone), which can inhibit the vomiting center. The purpose of this study was to determine the effect of acupressure therapy at the Pericardium point 6 on the average rate of emesis gravidarum in pregnant women in the first trimester at PMB R Rambah. This study was an analytical cross-sectional study. The research design used a one-group pre-test and post-test design. The sample in the study consisted of six participants. Sampling was carried out using the Saturated Sampling technique. Data analysis used the T-dependent test. The analysis revealed an effect of pericardial acupressure therapy at point 6 (p-value = 0.001). Since the p-value <α (0.05), Ho is rejected, and Ha is not. This indicates that pericardial acupressure therapy at point 6 has an effect on the average incidence of emesis gravidarum in first-trimester pregnant women at PMB R Rambah. This study aims to increase knowledge and provide respondents with broader insights into the effect of acupressure massage on the incidence of emesis gravidarum. Keywords: Pregnant Women, Emesis Gravidarum, Pericardial Acupressure References: 2018-2023
EFEKTIVITAS KOMPRES AIR JAHE HANGAT DALAM MENGURANGI NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER-III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABUN Siti Nurkhasanah; Yofita Oktaria
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1A (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Spesial Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1A.4430

Abstract

Nyeri punggung merupakan gangguan yang sering dialami oleh ibu hamil pada trimester III, nyeri punggung merupakan keluhan yang paling banyak dijumpai dengan angka prevalensi mencapai 49%. Data kunjungan ANC dari bulan Januari sampai Desember 2022 sebanyak 623 ibu hamil trimester III dan 74% mengalami nyeri punggung di Wilayah kerja Puskesmas Kabun ini belum mempunyai upaya non farmakologi untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil. Kompres air jahe hangat adalah salah satu penatalaksanaan nyeri secara non farmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas nyeri sebelum dan sesudah pemberian kompres air jahe hangat. Metode penelitian ini menggunakan jenis Penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen dengan one group pretest-posttest yang dilakukan pada 30 responden ibu hamil Trimester III di wilayah kerja Puskesmas Kabun. Yang dipilih menggunakan metode purposive sampling.Penelitian ini dilakukan pada Januari s/d Juni 2023. Penelitian ini menggunakan instrumen lembar pengkajian/biodata dan NRS dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Hasil analisis univariat sebelum diberikan kompres air jahe hangat rata-rata derajat nyeri adalah 6,80 dan sesudah nya berkurang menjadi 2,80. Analisis bivariat menggunakan uji Mann whitney didapatkan hasil p value 0,00 (p< 0.05) Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak yang menunjukan adanya pengaruh pemberian kompres hangat terhadap intensitas nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Kabun. Bagi tenaga kesehatan khususnya bidan agar dapat mengaplikasikan kompres air jahe hangat pada ibu hamil yang mengalami nyeri punggung.