p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Tantangan Siswa dalam Memahami B.Inggris di Kelas Awal Agnes; Siti Sarah Rosmalia
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23370

Abstract

Pembelajaran Bahasa Inggris pada siswa kelas awal Sekolah Dasar memiliki peran penting dalam membangun dasar keterampilan berbahasa di era globalisasi. Namun, dalam praktiknya, siswa kelas awal masih menghadapi berbagai tantangan dalam memahami Bahasa Inggris. Artikel ini bertujuan untuk menelaah dan menggambarkan tantangan yang dihadapi oleh siswa kelas awal dalam memahami Bahasa Inggris berdasarkan hasil kajian literatur. Penelitian ini menerapkan metode penelitian berbasis kepustakaan (library research) dengan cara mengumpulkan data dari beragam sumber tertulis, seperti jurnal ilmiah, artikel penelitian, serta publikasi relevan lainnya. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui teknik analisis isi (content analysis) guna mengindentifikasi serta mengklasifikasikan permasalan yang kerap muncul dalam pembelajaran Bahasa Inggris pada kelas awal. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi siswa meliputi kesulitan dalam penguasaan kosakata, pengucapan, pemahaman grammar dasar, selain itu, ditemukan rendahnya tingkat kepercayaan diri siswa dalam menggunakan Bahasa Inggris. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu minimnya paparan Bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari, penggunaan metode pembelajaran yang kurang beragam, serta lingkungan belajar yang belum sepenuhnya kondusif. Hasil temuan ini menegaskan pentingnya penerapan strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan agar pemahaman serta motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan sejak usia dini.
Pemanfaatan Virtual Field Trip Berbasis Google Earth untuk Meningkatkan Motivasi Belajar PPKn di Sekolah Dasar Fitri Cahyani; Siti Sarah Rosmalia
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24886

Abstract

Mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memegang peranan yang sangat fundamental dalam pembentukan karakter dan kepribadian peserta didik di jenjang Sekolah Dasar. Akan tetapi, fakta di lapangan sering kali memperlihatkan bahwa antusiasme dan semangat belajar siswa terhadap mata pelajaran ini masih belum maksimal. Salah satu faktor penyebabnya adalah penggunaan metode pembelajaran yang kurang bervariasi dan cenderung monoton. Artikel ini disusun dengan tujuan untuk mengkaji potensi penerapan Virtual Field Trip (VFT) berbasis aplikasi Google Earth sebagai alternatif solusi yang inovatif. Melalui pendekatan studi literatur, penulis menganalisis berbagai sumber ilmiah terkait efektivitas penggunaan media tersebut. Hasil kajian mengindikasikan bahwa visualisasi yang nyata serta pengalaman eksplorasi yang ditawarkan oleh Google Earth mampu mengubah atmosfer belajar yang kaku menjadi lebih dinamis dan menarik. Hal ini pada akhirnya memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi belajar siswa. Meskipun demikian, implementasinya tetap memerlukan strategi penyesuaian yang matang terkait ketersediaan infrastruktur dan kompetensi pengajar.
Model Pembelajaran PAI dengan Metode Index Card Match di Sekolah Dasar Siti Sarah Rosmalia; Fitri Cahyani
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24901

Abstract

Pembelajaran adalah kegiatan menyampaikan ilmu dan berbagi informasi antara guru dengan siswa-siswi untuk memfasilitasi dan mengembangkan potensi diri siswa di sekolah. Diantaranya pelajaran PAI yang membuat siswa-siswi tidak hanya menerima ilmu saja tetapi juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari yang berlandaskan pada al-qur’an dan keteladanan nabi muhammad saw, tujuan dari artikel ini untuk membantu guru agar tidak hanya menggunakan metode ceramah ketika penyampaian ilmu tetapi juga harus mempertimbangkan siswa-siswi yang menerima ilmu, karena dengan metode ceramah banyak sekali siswa-siswi yang belum memahami pelajaran yang diberikan oleh guru dan membuat siswa-siswi terasa jenuh ketika penyampaian ilmu. Dengan adanya penggunaan metode studi literatur pendekatan kualitatif yang dikumpulkan dari berbagai keterangan dan informasi dengan ditinjau dan pendekatan yang menghasilkan uraian dalam bentuk kata-kata secara tertulis. Dan dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode index card match dalam pembelajaran PAI dapat membuat siswa-siswi tidak mudah jenuh ketika penyampaian ilmu dan mebuat siswa-siswi lebih mudah untuk memahami pelajaran, dengan mencapai tujuan dari belajar serta dapat meningkatkan motivasi belajar, keaktifan, dan  menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif.
Meningkatkan Kepercataan Diri dalam Berbicara Bahasa Inggris dengan Media Digital Interaktif Duolingo Siti Sarah Rosmalia; Agnes
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 3 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i3.22654

Abstract

Pada saat era global ini, berbicara bahasa Inggris telah menjadi suatu keterampilan komunikasi bagi seseorang. Namun demikian masih banyak seseorang yang masih kurang percaya diri saat mengucapkan bahasa Inggris karena minimnya latihan untuk pengucapannya, tujuan dari artikel ini untuk membantu seseorang meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berbicara bahasa Inggris melalui latihan rutin dan pemanfaatan media digital interaktif. Dengan adanya penggunaan metode tinjauan kualitatif yang dikumpulkan dari beberapa data jawaban mahasiswa dengan cara memahami dan mempelajari gagasan-gagasan hasil dari wawancara pada mahasisswa agar dapat dikembangkan pada saat ini. Dan dapat disimpulkan bahwa berlatih menggunakan media digital interaktif misalnya aplikasi Duolingo dapat membuat seseorang lebih fasih ketika dalam pengucapan bahasa inggris karena seringnya latihan secara rutin dan aplikasinya yang fleksibel. Dengan cara umpan balik bersama teman maka dapat membuat seseorang lebih percaya diri dalam pengucapannya. Dengan itu berbicara bahasa inggris membuat seseorang lebih mudah untuk dapat dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi,  baik di tingkat nasional maupun internasional.