This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Anomie di Era Digital: Transformasi Norma Sosial dan Kerentanan Penyimpangan dalam Pengalaman Kehidupan Sehari-hari Arya Teguh
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23402

Abstract

Percepatan digitalisasi merekonstruksi pola interaksi dan acuan nilai kolektif. Namun kajian sistematis tentang bagaimana perubahan ini menghasilkan pengalaman kehilangan pedoman normatif (anomie) dan kaitannya dengan kecenderungan perilaku menyimpang masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengisi kekosongan tersebut. Pendekatan deskriptif-kualitatif dipakai dengan kombinasi studi pustaka dan wawancara mendalam terhadap tiga informan. Digitalisasi diidentifikasi sebagai pemicu utama transformasi norma sosial, memengaruhi praktik komunikasi, pekerjaan, pendidikan, dan pembentukan relasi sehingga menurunkan intensitas interaksi tatap muka dan meningkatkan hubungan instrumental. Nilai tradisional seperti kesopanan dan penghormatan masih diakui namun penerapannya tidak konsisten, terutama di ruang daring, sehingga menimbulkan ambiguitas orientasi moral. Informan melaporkan kebingungan normatif yang diperparah oleh tekanan struktural terkait ekonomi, pendidikan, dan tuntutan status; kondisi ini meningkatkan kecemasan, menurunkan kesejahteraan emosional, dan membuka peluang adaptasi menyimpang. Keluarga tetap dipandang sebagai sumber nilai paling stabil, sedangkan lembaga formal menghadapi tantangan legitimasi dan adaptasi. Strategi yang diusulkan meliputi peningkatan literasi digital, penguatan nilai kemanusiaan di tingkat komunitas, dialog antargenerasi, dan rekonstruksi norma yang kontekstual.