Lahmuddin Zuhri Lahmuddin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN YURIDIS TENTANG KEDUDUKAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DALAM MENGELOLA DANA DESA (STUDI KASUS DI DESA SEBASANG) Fatmawati Lopitasari; Lahmuddin Zuhri Lahmuddin; Panji Prabu Dharma Panji
Jurnal Hukum Perjuangan Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Hukum Perjuangan
Publisher : Jurnal Hukum Perjuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jurnalhukumperjuangan.v1i1.1070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Adapun Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Dasar Hukum pembentukan BUMDes di Desa Sebasang di Kecamatan Moyo Hulu, serta untuk mengetahui peranan BUMDes dalam kewenangan lokal berskala duntuk mensejahterakan masyarakat desa Sebasang di Kecamatan Moyo Hulu. Adapun jenis penelitian yng digunakan dalam penelitian ini yaitu Normatif Empiris yakni pendekatan yang mengacu pada observasi dilapangan dan pendekatan yang mengacu pada undang-undang. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatang perundang-undangan dan pendekatan konsep. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, kepustakaan, dokumentasi dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dasar hukum dalam pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Sebasang dibentuk berdasarkan Peraturan Desa Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Pendirian Badan Usaha Milik Desa Cahaya Raboran. Dan Peran pemerintah desa sebasang dalam meningkatkan perekonomian salah satunya adalah berperan dalam pembangunan dan pengembangan potensi dan kemampuan ekonomi masyarakat desa pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, berperan secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan masyarakat, berperan memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian masyarakat dengan bumdes sebagai pondasinya dan berusaha mewujudkan dan mengembangkan perekonomian masyarakat desa
ANALISIS KINERJA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DALAM MELAKSANAKAN TUGAS DAN FUNGSI PEMERINTAHAN DESA DI DESA PLAMPANG Gita Ananda Putri gita; Lahmuddin Zuhri Lahmuddin; M Panji Prabu Dharma Panji
Jurnal Hukum Perjuangan Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Hukum Perjuangan
Publisher : Jurnal Hukum Perjuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jurnalhukumperjuangan.v1i1.1073

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam melaksanakan tugas dan fungsinya serta untuk mengetahui faktor–faktor yang mempengaruhi kinerja BPD Desa Plampang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni penelitian normatif empiris, dimana melihat bekerjanya hukum di masyarakat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini melalui pendekatan perundang-undangan (statue approach), pendekatan konsep dan pendekatan kasus (case approach). Untuk data, maka jenis data yang digunakan yaitu data primer, data sekunder dan data tersier. Untuk mengumpulkan data tersebut, maka menggunakan wawancara, observasi, kepustakaan, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) desa Plampang telah menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan Peraturaan Daerah Kabupaten Sumbawa Nomor 10 Tahun 2018 tentang Badan Permusyawaratan Desa yang meliputi menggali, menampung, mengelola dan menyalurkan aspirasi masyarakat, menyelenggarakan musyawarah BPD, menyelenggarakan musyawarah Desa, membentuk panitia pemilihan Kepala Desa, menyelenggarakan Musyawarah Desa khusus untuk pemilihan Kepala Desa antarwaktu, membahas dan menyepakati rancangan Peraturan Desa bersama Kepala Desa, melaksanakan pengawasan terhadap kinerja Kepala Desa, melakukan evaluasi terkait laporan penyelenggaraan Pemerintahan Desa, menciptakan hubungan kerja yang harmonis dengan Pemerintah Desa dan lembaga Desa lainnya, dan melaksanakan tugas lain yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan; 2) Faktor – faktor yang memperngaruhi kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam melaksanakan tugas dan fungsi pemerintahan Desa di Desa Plampang addalah faktor penghambat internal pekerjaan sebagai BPD merupakan pekerjaan “paruh waktu” dan faktor Eksternal adalah Sarana dan prasarana yang masih belum memadai serta pengaruh covid 19 sehingga agak sulit untuk bertatap muka atau ketemu dengan masyarakat