Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika pertumbuhan gulma dan pemupukan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi (Oryza sativa L.). Penelitian dilaksanakan pada lahan berukuran 8 × 20 m dengan sistem irigasi, menggunakan petakan percobaan berukuran 2 × 2 m. Analisis data dilakukan dengan menggunakan rancangan percobaan dengan rumus sidik ragam (ANOVA) untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap parameter yang diamati. Pengamatan dilakukan terhadap komposisi gulma, tinggi tanaman, jumlah anakan, serta hasil ubinan. Hasil identifikasi menunjukkan terdapat 13 spesies gulma yang terbagi menjadi tiga kelompok morfologi, yaitu gulma rumput, daun lebar dan herba. Spesies Polygonatum multiflorum terdeteksi sebagai gulma dominan yang mampu bertahan sepanjang periode pengamatan. Komposisi gulma mengalami pergeseran setelah penyiangan dan pengairan, dengan munculnya spesies yang lebih adaptif seperti Cynodon dactylon. Pertumbuhan padi menunjukkan variasi antarperlakuan. Pertumbuhan tanaman meningkat seiring bertambahnya umur tanaman, terutama pada fase vegetatif aktif. Pengamatan komponen hasil menunjukkan bahwa jumlah gabah diperoleh antara 23,80–24,70 g, dan hasil ubinan rata-rata sebesar 6,76 per petak. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman padi, namun belum memberikan perbedaan yang nyata terhadap komponen hasil dan produktivitas. Hal ini mengindikasikan bahwa varietas dan perlakuan yang diuji memiliki potensi hasil yang relatif seragam.Kata Kunci: Gulma, Padi, Produksi