Frengky Sanjaya
STT Intheos

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Agama Kristen Sebagai Sarana Pembentukan Karakter Dan Spiritual Generasi Alfa Frengky Sanjaya; Anjai Silalahi
Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia Vol 6, No 1 (2026): Ritornera Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia (April 2026)
Publisher : Pusat Studi Pentakosta Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54403/rjtpi.v6i1.168

Abstract

This article discusses the implementation of Christian Religious Education (PAK) as a strategic tool in shaping the character and spiritual growth of Generation Alpha amidst the rapid development of digital technology. The background of this research is the phenomenon of moral and ethical crisis in the younger generation influenced by the unwise use of social media, which has impacted their behavior, mindset, and spiritual life. This research uses a qualitative method with a library research approach through analysis of various relevant literature sources. The results of the study indicate that social media has two sides, namely as a threat and an opportunity. On the one hand, excessive use can lead to mental disorders, addiction, and character degradation. However, on the other hand, social media can be utilized as an effective tool for implementing PAK through spiritual content, digital discipleship, and online faith communities. The role of teachers, parents, and the church is crucial in providing guidance and role models. With a contextual approach based on the values of God's Word, PAK can serve as a foundation for shaping Christian character while encouraging the holistic spiritual growth of Generation Alpha in the digital era.AbstrakArtikel ini membahas implementasi Pendidikan Agama Kristen (PAK) sebagai sarana strategis dalam membentuk karakter dan pertumbuhan spiritual generasi Alfa di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena krisis moral dan etika pada generasi muda yang dipengaruhi oleh penggunaan media sosial secara tidak bijak, sehingga berdampak pada perilaku, pola pikir, dan kehidupan rohani mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui analisis berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial memiliki dua sisi, yakni sebagai ancaman sekaligus peluang. Di satu sisi, penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan gangguan mental, kecanduan, serta penurunan kualitas karakter. Namun di sisi lain, media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sarana efektif untuk implementasi PAK melalui konten rohani, pemuridan digital, dan komunitas iman daring. Peran guru, orang tua, dan gereja menjadi krusial dalam memberikan pendampingan dan keteladanan. Dengan pendekatan yang kontekstual dan berbasis nilai-nilai Firman Tuhan, PAK mampu menjadi fondasi dalam membentuk karakter Kristiani sekaligus mendorong pertumbuhan spiritual generasi Alfa secara holistik di era digital.