Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Kompetensi Teknologi Digital Siswa Melalui Workshop Keahlian Informatika SMK PUI Majalengka Tri Ferga Prasetyo; Dedy Sumarhadi; Imroatul Khuluqi Izzah; Dian Novianti; Abdul Fadlil; Imam Riadi
Darma Abdi Karya Vol. 5 No. 1 (2026): Darma Abdi Karya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/darmaabdikarya.v5i1.2991

Abstract

Kegiatan Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi teknologi digital siswa SMK PUI Majalengka melalui workshop keahlian informatika yang berorientasi pada literasi digital, berpikir komputasional, pengenalan pemrograman, pengelolaan data sederhana, keamanan digital, dan pemanfaatan perangkat lunak produktif. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan peserta didik SMK untuk memiliki keterampilan digital yang relevan dengan dunia kerja, pendidikan lanjut, dan tuntutan transformasi digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang terdiri atas analisis kebutuhan, penyusunan modul, pre-test, penyampaian materi, praktik terbimbing, simulasi penyelesaian masalah, post-test, refleksi, dan evaluasi keberlanjutan. Peserta kegiatan adalah siswa SMK PUI Majalengka yang mengikuti sesi workshop secara langsung di laboratorium komputer sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa workshop mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep dasar informatika, keterampilan menggunakan perangkat digital secara produktif, kesadaran etika dan keamanan digital, serta kemampuan menyusun solusi sederhana berbasis logika komputasional. Peningkatan terlihat dari partisipasi aktif siswa, penyelesaian tugas praktik, dan perbandingan hasil evaluasi awal dan akhir. Kegiatan ini menegaskan bahwa workshop informatika yang aplikatif, kontekstual, dan berbasis praktik dapat menjadi strategi penguatan kompetensi teknologi digital siswa SMK. Program lanjutan disarankan berupa klinik proyek digital, pendampingan portofolio, dan integrasi hasil workshop ke kegiatan ekstrakurikuler atau pembelajaran produktif sekolah.
Evaluation of Information System Governance Using the COBIT 2019 Framework Dian Novianti; Sunardi Sunardi; Imam Riadi
bit-Tech Vol. 8 No. 3 (2026): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v8i3.3670

Abstract

Effective information system governance is a crucial factor in supporting the performance of higher education institutions, yet many universities still face challenges in implementing structured and standardized information technology governance. Evaluation of governance capability levels is necessary to identify weaknesses and determine appropriate improvement priorities. This study aims to evaluate the level of information system governance capability at the Faculty of Engineering using the COBIT 2019 framework and identify gaps between actual conditions and expected capability levels. This study uses a case study approach, adopting the APO, BAI, DSS, and MEA domains from COBIT 2019. Data collection was conducted through questionnaires, interviews, observations, and documentation, and the data were analyzed using the COBIT 2019 capability model and gap analysis. The results show that all information system governance domains are below the Level 3 (Established Process) target, with the DSS domain having the highest capability level and the MEA domain showing the lowest level, with the largest gap. Most processes are still at Level 2 (Managed Process), indicating they have been running but not formally documented or standardized. In conclusion, the identified capability gaps, particularly in the MEA and BAI domains, highlight the need for strengthening formal monitoring mechanisms, process standardization, and structured system development practices to enhance governance effectiveness, support strategic decision-making, and ensure sustainable information system management within the Faculty of Engineering.