Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai program strategis menciptakan lingkungan sekolah sehat dan perkembangan optimal peserta didik bergantung pada ketersediaan sarana program serta komitmen kepala sekolah selaku pemimpin pendidikan. Kajian tentang keterlaksanaan UKS bersama komitmen kepala sekolah masih terbatas khususnya untuk jenjang SMP di wilayah nonperkotaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat keterlaksanaan UKS dan komitmen kepala sekolah serta kecenderungan hubungan kedua variabel di SMP Kecamatan Baureno. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-korelasional bersifat cross-sectional dan populasi seluruh SMP di Kecamatan Baureno berjumlah enam sekolah melalui teknik total sampling. Instrumen terdiri dari checklist keterlaksanaan UKS berdasar Trias UKS serta kuesioner komitmen kepala sekolah berbasis kerangka Health Promoting Schools WHO. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan korelasional memakai uji korelasi Spearmen rho. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai keterlaksanaan UKS sebesar 95,77 dengan seluruh sekolah atau 100 persen berada pada kategori sangat baik. Rata-rata nilai komitmen kepala sekolah sebesar 113,50 dimana 66,7 persen berkategori sangat tinggi dan 33,3 persen kategori tinggi. Analisis korelasi menghasilkan koefisien korelasi r = 0,726 dan nilai p = 0,102 mengindikasikan kecenderungan hubungan positif kuat meskipun belum signifikan secara statistik. Kesimpulan penelitian menunjukkan keterlaksanaan UKS di SMP Kecamatan Baureno telah berjalan sangat baik. Pelaksanaan UKS itu didukung komitmen kepala sekolah yang tinggi. Hubungan antara keterlaksanaan UKS dan komitmen kepala sekolah belum dapat digeneralisasikan secara statistik akibat keterbatasan jumlah sampel.