Miftakhul Jannah
Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Antara Body Dissatisfaction dan Self-Esteem dengan Perilaku Diet pada Mahasiswi Universitas X Emil Afriza Harditama; Miftakhul Jannah; Hermien Laksmiwati
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (April - Mei 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i3.8020

Abstract

Emil Afriza Harditama (2025). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body dissatisfaction dan self-esteem dengan perilaku diet pada mahasiswi yang berada dalam rentang usia emerging adult (18–25 tahun). Masa emerging adulthood merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan pencarian jati diri, termasuk dalam hal penampilan fisik, yang dapat memengaruhi persepsi individu terhadap tubuh dan harga diri mereka. Body dissatisfaction atau ketidakpuasan terhadap bentuk tubuh sering kali menjadi pemicu munculnya perilaku diet, baik yang sehat maupun tidak sehat. Di sisi lain, tingkat self-esteem juga berperan dalam membentuk sikap individu terhadap tubuh dan kebiasaan makan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 500 mahasiswi dari berbagai angkatan program studi psikologi sebuah universitas di Indonesia. Instrumen yang digunakan adalah Body Shape Questionnaire (BSQ), Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES), dan Dieting Behavior Scale (DBS). Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara body dissatisfaction dan perilaku diet (p < 0,05), serta antara Self-Esteem dan perilaku diet (p < 0,05). Secara simultan, body dissatisfaction dan self-esteem berkontribusi signifikan terhadap kecenderungan perilaku diet pada mahasiswi. Temuan ini mengindikasikan pentingnya pendekatan psikologis dalam upaya pencegahan perilaku diet yang ekstrem di kalangan remaja dewasa, khususnya melalui intervensi yang berfokus pada citra tubuh dan harga diri.