Muhammad Dewa Putra Indra
Institut Teknologi Kalimantan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Usulan Business Process Reengineering untuk Optimalisasi Proses Operasional pada UMKM XYZ Muhammad Dewa Putra Indra
Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 3 (2026): Edisi April
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/factory.v4i3.1643

Abstract

Perkembangan industri coffee shop di Indonesia menuntut peningkatan efisiensi operasional dan kualitas layanan untuk menghadapi persaingan yang semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan mengusulkan model Business Process Reengineering (BPR) pada Coffee Shop UMKM XYZ dengan memanfaatkan Business Process Modeling Notation (BPMN), identifikasi Critical Success Factors (CSF), dan perancangan Key Performance Indicators (KPI). Metode penelitian meliputi observasi langsung, wawancara mendalam, dan time-motion study untuk memperoleh data empiris proses operasional. Validasi model To-Be dilakukan באמצעות simulasi proses berbasis BPMN menggunakan pendekatan what-if analysis pada perangkat lunak Draw.io, dengan parameter waktu aktivitas yang berasal dari hasil pengukuran lapangan dan benchmarking sistem POS digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses As-Is memiliki bottleneck pada antrian kasir, distribusi struk manual, dan human error dengan rata-rata cycle time 16,5 menit. Berdasarkan hasil simulasi, implementasi BPR melalui integrasi POS Cloud mampu menyederhanakan proses menjadi 6 aktivitas inti dan menurunkan cycle time menjadi 11,9 menit (-27,8%). Selain itu, kesalahan pesanan menurun dari 5 menjadi 2 kasus per hari serta distribusi informasi menjadi lebih cepat dan akurat. Temuan ini menunjukkan bahwa digitalisasi proses operasional yang divalidasi melalui simulasi berbasis BPMN mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kualitas layanan pada UMKM coffee shop, serta memberikan dasar evaluasi kinerja yang terukur dan berbasis metode ilmiah.