This Author published in this journals
All Journal Jurnal SOLMA
Kurnia Ivani
TK Sayuwiwit, Jalan Airlangga No. 1, Kabupaten Banyuwangi, Indonesia 68417

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Budaya Osing Berbasis Artificial Intelligence Sebagai Sarana Pelestarian Budaya Reski Yulina Widiastuti; Senny Weyara Dienda Saputri; Salsabila Palupi Wursita Hayuningtyas; Kurnia Ivani
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21348

Abstract

Background: Pengenalan budaya hendaknya dilakukan sejak dini, dan kecerdasan buatan (AI) dapat menjadi salah satu teknologi yang digunakan untuk membuat media pengenalan budaya bagi anak usia dini.  Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melatih guru PAUD yang tergabung di Gugus 6 Barong Ider Bumi, Banyuwangi agar mampu memanfaatkan media pembelajaran budaya Osing berbasis AI dan memiliki keterampilan membuat sendiri media interaktif dengan memanfaatkan AI. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini yaitu perencanaan dan studi pendahuluan, pelaksanaan dan pratik serta evaluasi. Dalam pelaksanaannya, terdapat dua sesi acara yaitu penyampaian materi/diskusi dan praktik langsung. Selanjutnya pada tahap evaluasi, guru diminta untuk mengisi survei evaluasi kegiatan pelatihan. Hasil: Kegiatan pengabdian berjalan dengan lancar dan hasilnya sesuai dengan yang diharapkan tim pengabdian yaitu peningkatan pengetahuan dan kemampuan guru dalam memanfaatkan AI untuk membuat media pembelajaran dengan tema budaya Osing sebesar 85%. Guru antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan dan bersedia untuk mengikuti kegiatan serupa sebagai tambahan kompetensi guru sehingga nantinya mampu mengenalkan budaya Osing dengan menggunakan media pembelajaran digital yang interaktif, menarik dan menyenangkan pada anak dalam proses pembelajaran di kelas. Kesimpulan: Hasil evaluasi terdapat peningkatan kemampuan guru sebesar 36% walaupun dalam hal ini belum semua Gen-AI dipraktikkan oleh guru.