This Author published in this journals
All Journal Jurnal SOLMA
Komang Mahawira
Politeknik Pariwisata Lombok, Jalan Raden Puguh No. 1, Puyung, Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Indonesia, 12530

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Kepariwisataan dan Pengelolaan Homestay di Desa Wisata Sukadana, Lombok Tengah: - Lalu Ratmaja; Komang Mahawira; Sirajuddin; Surayyal Hizmi; Muh Husni; Oktomi Harja; A. A Putu Gede Puja Anggara; Desak Putu Candra Dewi; Bagas Dwie Abrinzar Prajan Maturbongs
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.22424

Abstract

Background: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Desa Wisata Sukadana melalui pelatihan kepariwisataan dan pengelolaan homestay sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas layanan pariwisata berbasis masyarakat. Desa Sukadana, yang terletak di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, memiliki potensi besar dalam pengembangan desa wisata, namun masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pelayanan wisata dan manajemen homestay yang profesional. Metode: Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada masyarakat. Materi pelatihan mencakup dasar-dasar kepariwisataan, prinsip hospitality, strategi pemasaran homestay, hingga manajemen pelayanan tamu. Kegiatan ini juga diiringi dengan pendekatan partisipatif agar masyarakat terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan penerapannya. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam bidang kepariwisataan dan pengelolaan homestay. Masyarakat menjadi lebih siap menyambut wisatawan dan mampu memanfaatkan rumah tinggal sebagai sumber ekonomi baru. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya peran aktif mereka dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk kontribusi nyata dari perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa melalui penerapan ilmu dan teknologi. Kesimpulan: Rekomendasi dari kegiatan ini meliputi perlunya pendampingan lanjutan, kerja sama lintas sektor, serta replikasi model pelatihan serupa di desa wisata lain yang memiliki karakteristik serupa.