Sartono Sartono
Universitas Muhammadiyah Kuningan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT LENGAN DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI TERHADAP PASING ATAS BOLA VOLI DI SMPN 1 MALEBER KABUPATEN KUNINGAN Prima Salman Hafizh Hibatullah; Sartono Sartono; Nur Moh Kusuma Atmaja
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v12i2.4165

Abstract

Abstract: This study aims to determine whether there is a Relationship between Arm Muscle Strength and Leg Muscle Strength with Upper Passing Ability in Volleyball Games in Class VII Students of SMPN 1 Maleber, Kuningan Regency. The method used in this study is correlational research. The sampling technique used is the Total Sampling technique. The number of samples in this study was 20 class VII students of SMPN 1 Maleber. The data collection technique in this study used tests and measurements. Based on the analysis of the research results and discussions that have been carried out, it can be concluded that (1) There is a significant relationship between arm muscle strength and upper passing ability in class VII students of SMPN 1 Maleber, with an r count value of 0.530> r table = 0.444, so Ha is accepted. (2) There is a significant relationship between leg muscle strength and upper passing ability in class VII students of SMPN 1 Maleber, with an r count value of 0.733> r table = 0.444, so Ha is accepted. (3) There is a significant relationship between arm muscle strength and leg muscle strength with the ability of upper passing in class VII students of SMPN 1 Maleber, with a calculated r value of 1 > r table = 0.444, so Ha is accepted.Keywords: Arm Muscle Strength, Leg Muscle Strength, Upper Passing. Abstrak: Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat Hubungan antara Kekuatan Otot Lengan dan Kekuatan Otot Tungkai dengan Kemampuan Passing Atas dalam Permainan Bola Voli pada Siswa kelas VII SMPN 1 Maleber Kabupaten Kuningan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah tehnik Total Sampling. Jumlah sampel penelitian ini adalah 20 siswa kelas VII SMPN 1 Maleber. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes dan pengukuran. Berdasarkan analisis hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa (1) Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan dengan kemampuan passing atas pada siswa kelas VII SMPN 1 Maleber, dengan nilai r hitung 0,530 > r tabel= 0,444, sehingga Ha diterima. (2) Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot Tungkai dengan kemampuan passing atas pada siswa kelas VII SMPN 1 Maleber, dengan nilai r hitung 0,733 > r tabel= 0,444, sehingga Ha diterima. (3) Ada hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan dan kekuatan otot Tungkai dengan kemampuan passing atas pada siswa kelas VII SMPN 1 Maleber, dengan nilai rhitung 1 > rtabel= 0,444, sehingga Ha diterima.Kata kunci: Kekuatan Otot Lengan, Kekuatan Otot Tungkai, Pasing Atas
PENGARUH LATIHAN BALLHANDLING TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN DRIBBEL PADA SISWA EKSTRAKURIKULER BOLA BASKET SMAN 1 KADUGEDE Fajar Permana Hidayat; Sartono Sartono
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v12i2.4422

Abstract

Abstract: Examining the impact of ballhandling training on the development of dribbling abilities in students involved in extracurricular basketball activities at SMAN 1 Kadugede was the aim of this research. With a one-group pre-test and post-test design, a quantitative research methodology was used. The sample in this study consisted of 12 students selected purposively. Data collection was conducted through a zig-zag dribbling ability test before and after the ball-handling training program, which lasted four weeks with a training intensity of three times per week. Data analysis showed that the average score rose from 12.66 on the pre-test to 15.41 on the post-test. The data were homogeneous and regularly distributed, according to the findings of the normality and homogeneity tests. The paired sample t-test findings, on the other hand, revealed a significant relationship between ballhandling training and enhanced dribbling skill, with a significance value of 0.000 (< 0.05). To sum up, ballhandling instruction may be a useful strategy for enhancing students' basketball dribbling skills. Keywords : Ballhandling, dribbel, basketball Abstrak: Studi bertujan guna menguji sejauh mana pengaruh latihan ballhandling terhadap peningkatan keterampilan dribbling pada siswa peserta ekstrakurikuler bolabasket di SMAN 1 Kadugede. Dengan desain pra-tes dan pasca-tes kelompok tunggal, metodologi penelitian kuantitatif digunakan. Dua belas siswa yang dipilih secara sengaja menjadi sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan dribbling zig-zag sebelum dan sesudah program latihan ballhandling yang berlangsung selama empat minggu dengan intensitas latihan tiga kali seminggu. Berdasarkan analisis data, skor rata-rata meningkat dari 12,66 pada pra-tes menjadi 15,41 pada pasca-tes. Temuan studi membuktikan jika data bersifat homogen dan terdistribusi normal. Sementara itu, hasil uji paired sample t-test membuktikan taraf sig. 0,000 (< 0,05) berarti ada pengaruh yang signifikan antara latihan ballhandling dengan peningkatan kemampuan dribbling. Kesimpulannya, kemampuan menggiring bola siswa dalam permainan bola basket dapat ditingkatkan dengan menggunakan latihan dribblimg. Kata kunci : Ballhandling, dribbel, bola basket
EFEKTIVITAS LATIHAN DISTRIBUSI MENURUN DAN MENINGKAT TERHADAP HASIL BACKHAND TENIS MEJA PUTRA KELAS IV DAN V SDN CIASIH Iseu Aisiyah; Sartono Sartono
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v13i1.4842

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effectiveness of decreasing and increasing distribution training on the backhand stroke ability of tabel tennis in male students in grades IV and V of Ciasih Elementary school. The method used was a quasi-experimental with a pretest-posttest designin two groups. The instrument used was the Back Board Test to assess backhand skills. The results showed that the training method had a significant effest on improving backhand skills (p < 0,05) The group with decreasing distribution training experienced an average increase of 1.33, while the increasing distribution group achieved a higher increase of 1.88. Thus, distribution training proved more effective in improving backhand stroke skills. These findings recommend the use of progressive training in teaching basic table tennis techniques in elementary schools. Keywords: distribution training, backhand, table tennis, elementary school students Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas latihan distribusi menurun dan distribusi meningkat terhadap kemampuan pukulan backhand tenis meja pada siswa putra kelas IV dan V SDN Ciasih. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest pada dua kelompok. Instrumen yang digunakan berupa Test Back Board untuk menilai keterampilan backhand. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode latihan memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan backhand (p < 0,05). Kelompok dengan latihan distribusi menurun mengalami peningkatan rata-rata sebesar 1,33, sedangkan kelompok distribusi meningkat memperoleh peningkatan lebih tinggi yaitu 1,88. Dengan demikian, latihan distribusi terbukti lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan pukulan backhand. Temuan ini merekomendasikan pengguunaan latihan progresif dalam pembelajaran teknik dasar tenis meja di sekolah dasar. Kata Kunci: latihan berdistribusi, backhand, tenis meja, siswa sekolah dasar