Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS DISTRIBUSI VEGETASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENINGKATAN SUHU PERMUKAAN TANAH DI KABUPATEN PEKALONGAN TAHUN 2019-2024 Nola Shofiyani; Neneng Sunariyah
E-Jurnal Kajen Vol 8 No 01 (2024): Kajen:Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembangunan
Publisher : Bapperida Kabupaten Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54687/jurnalkajenv8i01.04.1

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk dan pertumbuhan kawasan terbangun di Kabupaten Pekalongan berimplikasi pada berkurangnya tutupan vegetasi akibat alih fungsi lahan, yang berpotensi meningkatkan suhu permukaan tanah. Fenomena ini semakin diperkuat oleh dinamika iklim regional yang dipengaruhi oleh El Niño–Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD). Penelitian ini bertujuan menganalisis distribusi vegetasi dan pengaruhnya terhadap perubahan suhu permukaan tanah di Kabupaten Pekalongan pada periode 2019–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis analisis spasial dengan memanfaatkan citra satelit Landsat 8 untuk perhitungan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dan Land Surface Temperature (LST), serta analisis statistik berupa korelasi dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Kabupaten Pekalongan didominasi oleh kerapatan vegetasi sedang, sementara suhu permukaan tanah mayoritas berada pada kategori rendah hingga sedang. Hubungan antara NDVI dan LST menunjukkan korelasi yang rendah namun bersifat negatif, yang mengindikasikan bahwa penurunan vegetasi tetap berkontribusi terhadap peningkatan suhu permukaan tanah meskipun dipengaruhi pula oleh faktor lain. Kontribusi penelitian ini adalah penyediaan informasi spasial-temporal mengenai keterkaitan vegetasi dan suhu permukaan tanah pada skala kabupaten sebagai dasar perencanaan lingkungan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya perlindungan vegetasi dan pengendalian alih fungsi lahan sebagai bagian dari strategi mitigasi peningkatan suhu dan adaptasi perubahan iklim di wilayah pesisir.