Kurniawan Dwi Madyo Utomo
Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Iman di Era Digital: Pengaruh Media Sosial terhadap Formasi Rohani Orang Muda Katolik Generasi Z di Malang Kurniawan Dwi Madyo Utomo
Seri Filsafat Teologi Vol. 35 No. 34 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Widya Sasana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35312/serifilsafat.v35i34.286

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh media sosial terhadap pembentukan dan perkembangan iman orang muda Katolik Generasi Z. Latar belakang penelitian ini berangkat dari realitas bahwa media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan generasi muda, memengaruhi cara mereka berelasi, mencari makna, dan mengekspresikan iman. Tujuan penelitian ini adalah memahami bagaimana media sosial membentuk kehidupan rohani orang muda serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memperkuat atau justru melemahkan pertumbuhan iman di tengah budaya digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis, melalui wawancara mendalam terhadap enam belas mahasiswa Katolik yang aktif menggunakan media sosial. Analisis tematik dilakukan untuk menemukan pola pengalaman, persepsi, dan refleksi spiritual partisipan terhadap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh ganda terhadap kehidupan iman. Di satu sisi, ia dapat melemahkan iman melalui perbandingan sosial, kecanduan digital, dan berkurangnya relasi tatap muka. Namun di sisi lain, media sosial juga memperkaya iman dengan menyediakan akses mudah terhadap Kitab Suci, homili, renungan rohani, dan komunitas iman daring. Ketahanan iman orang muda bergantung pada dukungan lingkungan, literasi digital, dan disiplin rohani pribadi.
Implementing Emotional Intelligence to Prevent and Manage Bullying in School-Aged Adolescents Aldo Alberto Panjaitan; Kurniawan Dwi Madyo Utomo; Venansius Gapi Ladja; Jekki Tua Sipayung
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i02.7274

Abstract

The rampant bullying in schools has become a serious problem that needs to be addressed immediately. This situation prompts the author to offer an effective solution grounded in emotional intelligence theory. This research aims to offer a solution to tackle the widespread bullying in schools. The research method used is a PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses). Based on the method, 4 scientific journals were found that met the inclusion criteria and were relevant to this research. This study provides implications for schools to take a more serious approach in addressing the widespread phenomenon of bullying, thereby reducing its prevalence in school settings. The findings of this study are the application of the five main areas of emotional intelligence to address bullying in schools. These applications are divided into five parts according to the five main areas of emotional intelligence (self-awareness, self-regulation, self-motivation, empathy, and social skills). Keywords: bullying, teenagers, school, emotional intelligence, Daniel Goleman