This Author published in this journals
All Journal JTS UKRIM
Hemat Fitron Daeli
Universitas Kristen Immanuel

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Kestabilan Lereng Akibat Galian Tanah untuk Pembangunan Lapangan Sepakbola di Bukit Paris, Jatisari, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat Hemat Fitron Daeli; Samuel Handali
JURNAL TEKNIK SIPIL UKRIM Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil UKRIM (JTS UKRIM)
Publisher : Universitas Kristen Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61179/jtsukrim.v3i1.806

Abstract

Lereng di Lapangan Sepakbola Mamaku Football Academy di Bukit Paris, Kabupaten Bandung yang dibangun melalui proses galian dan urugan di tanah berbukit mengalami kelongsoran-kelongsoran minor yang berpotensi membahayakan bangunan yang dibangun di puncak lereng tersebut. Dua baris dinding penahan tanah di bagian bawah dan tengah lereng dibangun untuk melindungi lereng dari kelongsoran. Analisa kestabilan lereng perlu dilakukan untuk mengevaluasi keamanan lereng terhadap bahaya longsor. Penyelidikan tanah meliputi pembuatan lubang bor untuk pengambilan contoh tanah di tiga lokasi, dengan menggunakan alat hand auger. Pengujian sondir dilakukan dengan menggunakan alat uji sondir kapasitas 2,5 ton di tiga titik yang sama. Hasil pengujian lab terhadap contoh-contoh tanah dan pengujian sondir dipakai untuk menentukan klasifikasi tanah, pelapisan tanah, dan parameter kuat geser tanah. Analisa kestabilan lereng dilakukan dengan menggunakan program Hyrcan 2.0 (yang didasarkan pada metode kesetimbangan batas). Hasil pengujian laboratorium dan sondir menunjukkan bahwa tanah di lereng dan sekitarnya terdiri atas lapisan-lapisan lanau dan lempung berplastisitas tinggi. Hasil analisa kestabilan lereng yang dilakukan untuk mengevaluasi keamanan lereng dengan dinding penahan tanah dan tanpa dinding penahan tanah, menunjukkan bahwa penambahan dinding penahan tanah menurunkan angka kestabilan lereng. Meskipun demikian lereng berada dalam keadaan aman untuk kedua kondisi tersebut dengan angka faktor keamanan yang berkisar antara  3,5 dan 9,1.