Sri Ayu Lestari
Universitas Setia Budhi Rangkasbitung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENGGUNAAN KOMIK EDUKASI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Sri Ayu Lestari; Wiwin Widiyawati; Rio Putra Yunanto; Dine Trio Ratnasari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan komik edukasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV sekolah dasar. Permasalahan yang mendasari penelitian ini adalah rendahnya minat dan kemampuan siswa dalam memahami bacaan, sehingga dibutuhkan media pembelajaran yang lebih menarik dan sesuai dengan karakteristik belajar anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, serta analisis dokumen, yang kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komik edukasi mampu meningkatkan motivasi belajar, memudahkan siswa memahami informasi, serta memperkuat kemampuan mereka dalam mengidentifikasi ide pokok, alur, dan isi bacaan. Guru menilai komik efektif karena sesuai dengan kebutuhan siswa dan mendukung pembelajaran berbasis literasi, sementara siswa merespons positif karena penyajian materi lebih menyenangkan dan mudah dipahami. Selain itu, komik terbukti selaras dengan karakteristik belajar konkret siswa SD serta tuntutan Kurikulum Merdeka. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa komik edukasi efektif digunakan sebagai media pembelajaran membaca pemahaman, meskipun masih memerlukan pengembangan bahan ajar yang lebih variatif. Penelitian ini menyarankan integrasi komik secara konsisten dalam pembelajaran serta pengembangan komik tematik yang relevan dengan kompetensi dasar.