Hedi Pandowo
Jurusan Akuntansi, Politeknik Negeri Madiun, Madiun, Jawa Timur

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kompetensi SDM, Penerapan Sistem Akuntansi Keuangan dan Sistem Pengendalian Intern terhadap Laporan Keuangan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kab. Madiun Fajar Umi Latifatul Asnab; Sugiharto; Hedi Pandowo
Equivalent : Journal of Economic, Accounting and Management Vol. 4 No. 2 (2026): Equivalent : Journal of Economic, Accounting and Management
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/equivalent.v4i2.1166

Abstract

Abstract : This research aims to analyze the influence of human resource competence, the implementation of a financial accounting system, and the internal control system on the quality of financial statements in Regional Government Organizations (OPD) in Madiun Regency. The study is motivated by the recurring issues found in regional financial statements, which often fail to meet governmental accounting standards. These shortcomings are suspected to stem from internal organizational weaknesses, including insufficient human resource capacity, inadequate accounting systems, and weak internal control mechanisms. The study employed a quantitative approach with a survey method by distributing questionnaires to 100 respondents working in the finance departments of three OPDs: BPKAD, the Inspectorate, and Bangkesbangpol. The collected data were analyzed using multiple linear regression with SPSS version 22. The results showed that human resource competence had a negative and significant effect on financial reporting quality, suggesting that increased competence without effective implementation may lead to reporting errors. The application of the financial accounting system showed no significant influence, highlighting the need for improvement or evaluation in its current implementation. Conversely, the internal control system demonstrated a positive and significant influence on the quality of financial statements, affirming its role as a critical mechanism in ensuring accountability and transparency. Simultaneously, the three independent variables had a significant effect on the dependent variable, with an adjusted R² value of 0.672, indicating that 67.2% of the variation in financial reporting quality can be explained by these factors. The findings underscore the strategic importance of strengthening internal controls to produce reliable and standard-compliant financial reports. Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi sumber daya manusia, penerapan sistem akuntansi keuangan, dan sistem pengendalian intern terhadap kualitas laporan keuangan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Madiun. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kelemahan dalam laporan keuangan pemerintah daerah yang kerap tidak memenuhi standar akuntansi pemerintah. Kelemahan ini diduga berasal dari faktor internal organisasi, seperti keterbatasan kompetensi SDM, sistem akuntansi yang belum optimal, serta lemahnya pengendalian intern. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 100 pegawai bidang keuangan dari BPKAD, Inspektorat, dan Bangkesbangpol. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi SDM berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan, yang mengindikasikan bahwa peningkatan kompetensi tanpa implementasi yang efektif dapat menyebabkan kesalahan pelaporan. Penerapan sistem akuntansi keuangan tidak berpengaruh signifikan, sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap sistem yang ada. Sebaliknya, sistem pengendalian intern berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan, menegaskan peran pentingnya dalam memastikan akuntabilitas dan transparansi. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen, dengan nilai adjusted R² sebesar 0,672 yang menunjukkan bahwa 67,2% variasi kualitas laporan keuangan dapat dijelaskan oleh model ini. Temuan ini menekankan pentingnya penguatan pengendalian intern serta optimalisasi kompetensi SDM dan sistem yang diterapkan untuk menghasilkan laporan keuangan yang andal dan sesuai standar.
Pengaruh Struktur Kepemilikan dan Jenis Industri terhadap Tingkat Pengungkapan Modal Intelektual pada Perusahaan Sektor Perbankan dan Real Estate yang Terdaftar di Bei Tahun 2022-2024 Esa Aldian Indrayahya; Qimyatussa’adah; Hedi Pandowo
Equivalent : Journal of Economic, Accounting and Management Vol. 4 No. 1 (2026): Equivalent : Journal of Economic, Accounting and Management
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/equivalent.v4i1.1170

Abstract

Abstract : This research is motivated by the relatively low level of intellectual capital disclosure among companies in Indonesia, especially when compared to companies in other countries that have already adopted well-established disclosure standards. Several factors are suspected to contribute to this condition, particularly the ownership structure and industry type of a company. Therefore, this study examines the influence of ownership structure including managerial, institutional, government, and foreign ownership and industry type on intellectual capital disclosure. The analysis uses data from banking and real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2020–2024 period, employing multiple linear regression analysis with the help of SPSS version 22. The results show that managerial ownership has a significant negative effect on the level of intellectual capital disclosure. Meanwhile, government ownership, foreign ownership, and industry type all show significant positive effects. On the other hand, institutional ownership does not have a significant effect. This study is supported by the Resource-Based Theory, which views intellectual capital as a strategic resource that can provide long-term competitive advantage if managed and disclosed effectively. The findings offer a recommendation for regulators, such as the Financial Services Authority (OJK) and the Indonesia Stock Exchange (IDX), to develop standardized guidelines for intellectual capital disclosure so that non-financial reporting practices in Indonesia become more transparent, measurable, and aligned with international standards. Abstrak : Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat pengungkapan modal intelektual oleh perusahaan-perusahaan di Indonesia jika dibandingkan dengan perusahaan di luar negeri yang dimana sudah menerapkan standar pengungkapan yang baik. Beberapa hal yang diduga menyebabkan rendahnya pengungkapan modal intelektual di Indonesia adalah struktur kepemilikan dan jenis industri suatu perusahaan. Sehingga penelitian ini menguji pengaruh struktur kepemilikan yang dimiliki perusahaan (seperti kepemilikan oleh manajerial, intitusional, pemerintah, asing) dan jenis industri terhadap pengungkapan modal intelektual menggunakan data perusahaan sektor perbankan dan real estate yang terdaftar di BEI tahun 2020-2024 dengan metode regresi linier berganda yang dibantu dengan software SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan saham oleh manajerial terbukti memiliki pengaruh yang signifikan dengan arah negatif terhadap pengungkapan modal intelektual perusahaan. Sedangkan kepemilikan saham oleh pemerintah, oleh asing, dan variabel jenis industri menunjukkan adanya pengaruh signifikan dengan arah positif terhadap pengungkapan modal intelektual. Di sisi lain kepemilikan saham oleh institusional tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengungkapan modal intelektual. Penelitian ini didukung oleh teori resource based theory yang menyatakan bahwa modal intelektual merupakan sumber daya strategis yang dapat menciptakan keunggulan bersaing jangka panjang jika dikelola dan diungkapkan dengan baik. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi regulator seperti OJK dan BEI untuk segera merancang pedoman standar pengungkapan modal intelektual agar praktik pelaporan informasi non-keuangan di Indonesia menjadi lebih transparan, terukur, dan setara dengan standar internasional.
Pengaruh Karakter Eksekutif, Pertumbuhan Penjualan dan Profitabilitas terhadap Tax Avoidance (Studi Empiris pada Perusahaan Pertambangan Subsektor Batu Bara Yang Terdaftar di BEI Periode 2020-2024) Ayunda Erlisa; Qimyatussa'adah; Hedi Pandowo
Equivalent : Journal of Economic, Accounting and Management Vol. 4 No. 2 (2026): Equivalent : Journal of Economic, Accounting and Management
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/equivalent.v4i2.1180

Abstract

Abstract : This study aims to examine the influence of executive character, sales growth, and profitability on tax avoidance in coal mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2020-2024 period. This study uses agency theory, which explains the relationship between the company (agent) and the government (principal). Using multiple linear regression with SPSS 22, this study found that executive character has a significant negative effect on tax avoidance, sales growth has no significant effect although it has a positive effect on tax avoidance, and profitability has a significant positive effect on tax avoidance. These findings confirm that internal company factors, particularly executive character and profitability, play a significant role in encouraging tax avoidance practices in the coal mining sector. This research is expected to serve as a reference for tax authorities and companies in formulating more effective policies to minimize tax avoidance practices. Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh karakter eksekutif, pertumbuhan penjualan, dan profitabilitas terhadap penghindaran pajak pada perusahaan pertambangan batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX) untuk periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan teori agensi, yang menjelaskan hubungan antara perusahaan (agen) dan pemerintah (prinsipal). Dengan menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS 22, penelitian ini menemukan bahwa karakter eksekutif memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap penghindaran pajak, pertumbuhan penjualan tidak memiliki pengaruh signifikan meskipun memiliki pengaruh positif terhadap penghindaran pajak, dan profitabilitas memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap penghindaran pajak. Temuan ini menegaskan bahwa faktor internal perusahaan, khususnya karakter eksekutif dan profitabilitas, memainkan peran penting dalam mendorong praktik penghindaran pajak di sektor pertambangan batubara. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi otoritas pajak dan perusahaan dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk meminimalkan praktik penghindaran pajak.