Puteri Hazlina Khasanah
afrizaamir@unprimdn.ac.id

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH BIAS PERILAKU INVESTOR (OVERCONFIDENCE, HERDING, DAN FINANCIAL LITERACY) TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM Puteri Hazlina Khasanah; Afriza Amir; Nur Ahmadi Bi Rahmani
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 2 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/cq399r46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bias psikologis, yang dipresentasikan melalui variabel Overconfidence, dan Herding, serta kapasitas kognitif berupa literasi keuangan terhadap pengambilan keputusan investasi saham. Mengingat dominasi investor muda di pasar modal Indonesia, pemahaman mengenai faktor-faktor yang mendasari perilaku investasi menjadi sangat krusial untuk menciptakan ekosistem investasi yang sehat. Pendekatan kuantitatif dan teknik analisis regresi linear berganda merupakan teknik pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini. Wujud dari data yang digunakan adalah melalui penyebaran kuesioner kepada 50 responden yang terdiri dari pegawai institusi keuangan di kota Medan dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, bias Overconfidence dan perilaku Herding tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan investasi saham. Temuan ini mengindikasikan bahwa responden memiliki kemandirian analitis yang kuat dan tidak mudah terpengaruh oleh tren pasar maupun keyakikan diri yang berlebihan. Sebaliknya, Literasi Keuangan terbukti menjadi prediktor yang paling dominan dan berpengaruh signifikan terhadap kualitas keputusan investasi. Literasi keuangan berfungsi sebagai instrumen filtrasi yang mampu memitigasi dampak emosional dan memastikan keputusan investasi tetap berbasis pada data serta pertimbangan rasional. Secara simultan, integrasi anatara kontrol psikologis dan literasi keuangan mampu menjelaskan fluktuasi keputusan investasi dengan sangat baik.