Mai Indriani
Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Sumatra Selatan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Integrasi Nilai-Nilai Adat Lokal Dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam Di SMK Islam Raden Fatah Nur Machmudi; Mai Indriani; Ani Maghfiroh
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM AL I’TIBAR Vol 13 No 1 (2026): Al I'tibar: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/39wqzh48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi nilai-nilai adat lokal dalam kurikulum pendidikan agama Islam (PAI), strategi guru PAI dalam mengimplementasikan nilai-nilai tersebut, serta dampaknya terhadap peserta didik di SMK Islam Raden Fatah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, PAI, dan dokumen kurikulum, sedangkan subjek penelitian difokuskan pada bentuk, strategi, dan dampak integrasi nilai-nilai adat lokal dalam pembelajaran PAI. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai adat lokal dilakukan secara konteksual melalui pengaitan materi PAI dengan nilai budaya seperti gotong royong, musyawarah, sopan santun, dan kepedulian sosial. Guru PAI menerapkan strategi pembelajaran konteksual dan keteladanan sebagai upaya internalisasi nilai. Integrasi tersebut berdampak positif terhadap pembentukan karakter peserta didik, khususnya dalam penguatan sikap religius, sosial, dan moderasi beragama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai adat lokal dalam kurikulum PAI berperan penting dalam mewujudkan pembelajaran PAI yang konteksual, bermakna, dan berakar pada budaya lokal.