Wahyuningsi
Universitas Muhammadiyah Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pembinaan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB dalam Mengoptimalkan Partisipasi Anggota pada RAT Koperasi Tiaratul Islamiah; Wahyuningsi; Eva Kurniati; Nurharini; Lalu Hendra Maniza
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 4 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i4.7269

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembinaan yang dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam mengoptimalkan partisipasi anggota pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) koperasi. Partisipasi anggota merupakan indikator penting dalam keberhasilan koperasi karena anggota memiliki peran ganda sebagai pemilik dan pengguna jasa. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa tingkat partisipasi anggota masih tergolong rendah akibat berbagai faktor, baik internal, eksternal, maupun teknis. Pelatihan ini menggunakan pendekatan sosialisasi dengan teknik pelatihan ceramah . Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembinaan yang diterapkan meliputi strategi edukatif, fasilitatif, regulatif, digitalisasi, dan kolaboratif. Strategi edukatif berfokus pada peningkatan pemahaman anggota, sedangkan strategi fasilitatif menekankan dukungan teknis pelaksanaan RAT. Strategi regulatif berperan dalam memastikan kepatuhan terhadap aturan, sementara strategi digitalisasi mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan akses dan efisiensi. Adapun strategi kolaboratif memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan. Meskipun demikian, terdapat berbagai hambatan seperti rendahnya kesadaran anggota, keterbatasan sumber daya manusia, kendala geografis, serta minimnya akses teknologi. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan upaya berupa peningkatan edukasi, pelatihan SDM, optimalisasi teknologi, peningkatan transparansi, serta fleksibilitas pelaksanaan RAT.