Yolanda Mardianti
Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The use of card sort media to overcome boredom in learning islamic cultural history Zazali Juwita; Intan Najma Pratiwi; Yolanda Mardianti; Muhammad Agustian Ruyansyah; Muhammad Taufiqurrahman; Himad Ali
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 3 No. 4 November 2024: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v3i4.315

Abstract

SKI learning in Madrasah tends to be rote and merely informative. Thus, students often experience boredom when learning SKI. Saturation can be interpreted as boredom. This boredom causes students to have difficulty in understanding SKI learning material. To overcome this boredom, one way is to use innovative learning media such as card sort. Card sort media is proposed as a solution to overcome problems in SKI learning. This research uses literature study method as the main approach in data collection and analysis. The results show that card sort media can make learning more interactive and interesting, so it can increase students' enthusiasm and motivation to learn. However, the drawback is that it can take a lot of time to prepare. Then it will be easy for noise to occur if the teacher cannot condition the class properly. In addition, card sort media can only be used for group learning and there is a possibility of deviating students' attention, especially if there is an answer that attracts their attention. As for its use, card sort media can only be used on certain materials. So, not all learning materials can be used in card sort media.
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Menangkal Hoaks dan Radikalisme di Kalangan Remaja Dwi Rizki Rahmadani; Intan Najma Pratiwi; Yolanda Mardianti; Bambang Irawan; Asmara Yumarni
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.3133

Abstract

Penelitian ini membahas meningkatnya kerentanan remaja terhadap hoaks dan paham radikalisme seiring dengan pesatnya perkembangan media digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menangkal hoaks dan radikalisme di kalangan remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru PAI dan peserta didik tingkat sekolah menengah, observasi pembelajaran di kelas, serta studi dokumentasi berupa silabus dan RPP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam membentuk sikap keberagamaan yang moderat, menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan kesadaran peserta didik dalam menyikapi informasi keagamaan. Melalui penanaman nilai moderasi beragama, prinsip tabayyun, dan pembelajaran kontekstual, peserta didik menjadi lebih selektif dan bertanggung jawab dalam menerima serta menyebarkan informasi. Dengan demikian, PAI memiliki potensi strategis sebagai sarana pencegahan hoaks dan radikalisme di era digital. Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam