Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STOP SELF-DIAGNOSIS, MULAI KONSULTASI: MEMBANGUN KESADARAN PENGGUNAAN OBAT YANG TEPAT Adinugraha Amarullah; Herni Setyawati; Ivan Charles Seran; Bella Fevi Aristia
ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): Abdi Wina Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena self-diagnosis makin sering ditemukan di masyarakat. Banyak orang menentukan penyakit dan memilih obat sendiri hanya berdasarkan informasi dari internet atau media sosial. Kebiasaan ini tampak sepele, tetapi berisiko menyebabkan kesalahan penggunaan obat dan efek samping yang tidak diinginkan. Melihat kondisi tersebut, tim pengabdian masyarakat Program Studi D3 Farmasi Universitas Anwar Medika melaksanakan kegiatan edukasi bertema “Stop Self-Diagnosis, Mulai Konsultasi” di wilayah Sukodono, Sidoarjo. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya konsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum menggunakan obat. Penyuluhan dilakukan secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan simulasi kasus penggunaan obat yang salah. Peserta cukup antusias, terutama saat berbagi pengalaman pribadi terkait penggunaan obat tanpa resep. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai penggunaan obat yang benar dan kesadaran untuk berkonsultasi dengan apoteker. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi sederhana namun komunikatif dapat menumbuhkan perilaku bijak dalam penggunaan obat. Ke depan, diharapkan kegiatan serupa bisa rutin dilakukan agar pesan “konsultasi dulu sebelum konsumsi” semakin melekat di masyarakat.