Luluk Zakiyansyah Rohmani
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Indonesia Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN BUDAYA ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI DENGAN MOTIVASI SEBAGAI MEDIASI (STUDI PADA KANTOR PELAYANAN UTAMA BEA DAN CUKAI TIPE C SOEKARNO HATTA) Luluk Zakiyansyah Rohmani
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai dengan motivasi sebagai variabel mediasi pada Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi dan kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh secara langsung dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Namun, budaya organisasi dan kepemimpinan transformasional terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja pegawai. Selanjutnya, motivasi menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai serta menjadi variabel dengan pengaruh paling kuat dalam model penelitian. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa motivasi berperan sebagai mediator penuh (full mediation) dalam hubungan antara budaya organisasi dan kinerja pegawai, serta antara kepemimpinan transformasional dan kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja pegawai pada instansi pemerintah tidak dapat dicapai secara langsung melalui budaya organisasi dan kepemimpinan transformasional, melainkan melalui peningkatan motivasi kerja pegawai. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan manajemen sumber daya manusia sektor publik serta menjadi dasar pertimbangan praktis bagi pimpinan instansi dalam merumuskan kebijakan peningkatan motivasi dan kinerja pegawai.