Nichlasul Dienullah
Departemen Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR YANG BERPENGARUH DENGAN KEJADIAN DISMENORE PRIMER DI SMAN 3 LUWU TIMUR Nichlasul Dienullah; Andi Zulkifli Abdullah; Andi Selvi Yusnitasari
Hasanuddin Journal of Public Health Vol. 4 No. 1: FEBRUARY 2023
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/hjph.v4i1.26096

Abstract

Latar Belakang: Dismenore atau nyeri haid merupakan gangguan menstruasi yang paling umum terjadi pada remaja putri dan terkadang mengganggu aktivitas remaja, utamanya sebagai pelajar. Tujuan: Mengetahui hubungan stres akademik, indeks massa tubuh, usia menarche, aktivitas fisik dan riwayat dismenore pada keluarga dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di SMAN 3 Luwu Timur. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional study yang berlangsung pada bulan Februari 2023 di SMAN 3 Luwu Timur. Populasi pada penelitian ini adalah siswi kelas X dan XI di SMAN 3 Luwu Timur sebanyak 331 siswi dengan sampel sebagian siswi yang berjumlah 125 orang yang berasal dari kelas X sebanyak 71 orang dan siswi kelas XI sebanyak 54 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode proportional stratified random sampling. Uji statistik menggunakan analisis chi-square dan fisher-exact. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 117 siswi (93,6%) yang mengalami dismenore primer. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa indeks massa tubuh (p-value=0,006) dan riwayat dismenore keluarga (p-value=0,021) merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore primer. Namun, tidak ada hubungan antara stres akademik (p-value=1,000), usia menarche (p-value=0,596), dan aktivitas fisik (p-value=0,474) dengan kejadian dismenore primer. Kesimpulan: Ada hubungan antara indeks massa tubuh dan riwayat dismenore keluarga dengan kejadian dismenore primer, sedangkan stres akademik, usia menarche dan aktivitas fisik tidak berhubungan dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di SMAN 3 Luwu Timur. Siswi sebaiknya dapat menerapkan pola hidup sehat serta senantiasa memantau IMT untuk mengetahui gambaran status gizi.