Nurhayani Nurhayani
Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, FKM Universitas Hasanuddin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ASPEK SWITCHING BARRIER DENGAN LOYALITAS PASIEN RAWAT INAP RSUD LABUANG BAJI Nurun Nisaa; Darmawansyah Darmawansyah; Nurhayani Nurhayani
Hasanuddin Journal of Public Health Vol. 5 No. 2: JUNE 2024
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/hjph.v5i2.34291

Abstract

Latar Belakang: Salah satu strategi untuk mempertahankan loyalitas pasien yaitu dengan menerapkan strategi switching barrier. Switching barrier adalah rintangan yang dirasakan oleh seorang konsumen saat mereka mencoba beralih dari suatu penyedia jasa ke penyedia jasa lainnya. Tujuan: Mengetahui hubungan aspek switching barrier dengan loyalitas pasien di Instalasi Rawat Inap RSUD Labuang Baji Makassar. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional study. Sampel merupakan pasien rawat inap RSUD Labuang Baji Makassar yang berjumlah 182 orang yang diambil dengan metode accidental sampling. Penelitian ini dilakukan di RSUD Labuang Baji Makassar pada bulan Januari-Februari 2024. Analisis data yang dilakukan adalah univariat dan bivariat dengan uji Fisher’s. Hasil: Tidak ada hubungan antara switching cost dengan loyalitas pasien (p=0.065). Ada hubungan antara interpersonal relationship dengan loyalitas pasien (p=0.014). Ada hubungan antara attractiveness of alternative dengan loyalitas pasien (p=0.000). Ada hubungan antara switching barrier dengan loyalitas pasien (p=0.000). Kesimpulan: Tingkat switching cost pasien rawat inap tidak memiliki hubungan dengan loyalitas pasien, sedangkan aspek interpersonal relationship dan attractiveness of alternative serta switching barrier memiliki hubungan dengan loyalitas pasien rawat inap RSUD Labuang Baji Makassar. Disarankan kepada rumah sakit untuk meningkatkan citra merek dan kepada semua petugas kesehatan agar terus bersikap ramah dan empati kepada pasien.