Iin Dwi Rahmasari
Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, FKM Univeritas Hasanuddin

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DISMENORE PRIMER PADA MAHASISWI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS HASANUDDIN Shanti Riskiyani; Iin Dwi Rahmasari
Hasanuddin Journal of Public Health Vol. 6 No. 2: JUNE 2025
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/hjph.v6i2.44641

Abstract

Latar Belakang: Dismenore primer merupakan nyeri haid tanpa kelainan organ genital yang umum dialami perempuan usia remaja hingga dewasa muda, termasuk mahasiswi, dan kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan konsentrasi belajar. Secara global, prevalensi dismenore primer berkisar antara 45–95%. Angka dismenore primer di Indonesia mencapai 54,89%, sementara di Kota Makassar tercatat sebesar 93,8%. Faktor pemicu terjadinya dismenore primer diantaranya adalah, konsumsi kopi, kualitas tidur, dan stres.  Tujuan: Mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore primer pada mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang. Sebanyak 306 responden dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebagian besar responden mengalami dismenore primer kategori sedang (46,7%). Tidak ditemukan hubungan antara dismenore primer dengan konsumsi kopi (p = 0,893), dan kualitas tidur (p = 0,398). Namun, stres menunjukkan hubungan dengan kejadian dismenore primer (p = 0,000). Kesimpulan: Stres berhubungan dengan kejadian dismenore primer, sementara konsumsi kopi, dan kualitas tidur tidak menunjukkan hubungan. Mahasiswi disarankan untuk meningkatkan kemampuan manajemen stres melalui kegiatan positif seperti olahraga dan menjaga pola tidur yang baik. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan mengeksplorasi faktor psikologis lain seperti kecemasan, beban akademik, dan dukungan sosial yang dapat memengaruhi kejadian dismenore primer.