Revi Hildayani
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA PULMONARY TUBERCULOSIS DI SAMARINDA Erni Wingki Susanti; Revi Hildayani; Nida Amalia
Hasanuddin Journal of Public Health Vol. 6 No. 3: OCTOBER 2025
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/hjph.v6i3.46189

Abstract

Latar Belakang: Kualitas hidup pasien pulmonary tuberculosis (PTB) dipengaruhi oleh kondisi fisik, psikologis, dan sosial. Pengetahuan yang baik dan dukungan social yang kuat sangat berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan serta kualitas hidup pasien. Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan dukungan sosial dengan kualitas hidup penderita PTB di Puskesmas Air Putih Kota Samarinda. Metode: Kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah penderita PTB aktif di Puskesmas Air Putih pada tahun 2024-2025 sebanyak 34 orang penderita PTB.  Berdasarkan perhitungan besar sampel didapatkan sampel sebesar 31 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji fisher’s exact dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (64%), dukungan sosial baik (87,1%) dan kualitas hidup baik (61,3%). Dari hasil analisis didapatkan nilai p sebesar 0,705 (p-value > 0,05) pada variabel tingkat pengetahuan dan dukungan sosial sebesar 0,139 (p-value > 0,05) dengan kualitas hidup penderita PTB. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan dukungan sosial dengan kualitas hidup penderita PTB. Hal ini menegaskan perlunya pendekatan holistik dalam upaya meningkatkan kualitas hidup penderita PTB seperti mempertimbangkan faktor lain yang mungkin berperan penting dalam kesejahteraan pasien misalnya faktor kesehatan fisik, ekonomi, akses pelayanan kesehatan dan aspek psikososial yang lebih luas. Penelitian selanjutnya juga dapat mengeksplorasi variabel tambahan untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif.