Masriah Masriah
IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implikasi Guru dalam Meningkatkan Kualitas Dokumen Pembelajaran di SD Negeri 13 Badau Masriah Masriah
EDOIS: Journal of Islamic Education Vol. 3 No. 2 (2025): Edois: Journal of Islamic Education
Publisher : Magister Pendidikan Agama Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/hfwesb39

Abstract

Implikasi guru dalam meningkatkan kualitas dokumen pembelajaran di SD Negeri 13 Badau, di dunia pendidikan pada era modern menjadi sebuah dasar yang dapat di jadikan acuan untuk mengetahui sejauh mana kewajiban guru dalam melaksanakan tugas. Sebagai sebuah lembaga yang memiliki visi dan misi terciptanya sekolah yang berkualitas dan memiliki pemahaman Islam dalam pendidikan serta menguasai proses pembelajaran untuk disampaikan kepada peserta didik atau siswa menjadi sebuah keharusan untuk memberikan materi, menilai, mengevaluasi serta mendokumentasikan untuk meningkatkan mutu pendidikan di masa yang akan datang sesuai dengan harapan pemerintah. Melihat fakta yang bertolak belakang dengan peraturan disiplin yang dijalankan, peneliti tertarik untuk mengkaji lebih dalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implikasi guru dalam meningkatkan kualitas dokumen pembelajaran di SDN 13 Badau. Kemampuan guru dalam meningkatkan kualitas dokumen pembelajaran ini dipandang sangat penting karena menyangkut masa depan anak didik ke masa yang akan datang. Untuk melihat sejauh mana implikasi guru dalam meningkatkan kualitas dokumen pembelajaran dan bagaimana guru merencanakan melaksanakan dan mengevaluasi. Dan kemudian dijadikan dalam satu dokumen untuk menjadi acuan dalam meningkatkan mutu serta kualitas pendidikan dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan bersumber dari data primer dan data sekunder yang didapatkan dari observasi terus terang, wawancara semi terstruktur dan dokumentasi (triangulasi). Kemudian data dikumpulkan dan dianalisis melalui model dan huberman yakni reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan lemahnya disiplin pembinaan pengawasan media lingkungan sarana dan prasarana dan sumber daya manusia baik guru maupun kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas dokumen pembelajaran di SD negeri 13 Badau. Dalam proses berjalannya terdapat kekurangan sehingga memerlukan evaluasi lebih lanjut. Adapun masalah yang dihadapi oleh SDN 13 Badau adalah silabus dan RPP yang tidak sesuai dengan kurikulum terbaru, Bahan ajar yang kurang menarik dan interaktif, Perangkat penilaian yang tidak komprehensif, Pembelajaran yang kurang aktif dan kreatif, Rendahnya hasil belajar siswa. Dengan demikian perlu adanya pembinaan pengawasan dan menindaklanjuti untuk meningkatkan kualitas dokumen pembelajaran agar lebih baik sesuai dengan harapan pemerintah