Alifia Fernanda Putri
Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Perilaku Agresif Siswa Alifia Fernanda Putri
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 4 No. 1 (2019): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/08416011

Abstract

Dalam fase perkembangan, remaja mengalami banyak tantangan dalam menjalani kehidupannya, baik dalam diri maupun di luar diri terutama di lingkungan sosial. Tantangan dari dalam diri seperti perubahan fisik yang sangat menonjol yang memerlukan penyesuaian agar tidak timbul kesulitan bagi remaja itu sendiri. Tantangan dari lingkungan misalnya: perlakuan dari orang tua dan orang dewasa lainnya tidak yang terkadang memperlakukan remaja sebagai anak-anak dan pada saat lain menuntut remaja itu bertingkahlaku sebagai orang dewasa. Naskah ini akan mengenalkan konsep dasar agresif siswa meliputi: konsep agresif, aspek agresif, jenis agresif dan faktor yang mempengaruhi agresif. Semoga ini dapat digunakan sebagai salah satu rujukan.
Pentingnya Orang Dewasa Awal Menyelesaikan Tugas Perkembangannya Alifia Fernanda Putri
SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling Vol. 3 No. 2 (2018): SCHOULID : Indonesian Journal of School Counseling
Publisher : Indonesian Counselor Association (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23916/08430011

Abstract

Dalam menghadapi kehidupan orang dewasa awal wajib  menyelesaikan tugas perkembangannya agar dalam menjalani kehidupan sehari-hari tidak mengalami masalah yang berarti serta tidak mengganggu proses masa perkembangan selanjutnya. Masa dewasa awal merupakan transisi dari masa remaja yang masih menjalani kehidupan yang hura-hura menuju  masa yang menuntut akan  rasa tanggung jawab. Perkembangan masa dewasa awal ini di mulai saat seseorang menginjak pada umur 19 tahun sampai 25 tahun. Tidak dipungkiri dalam masa dewasa awal sangat rentan mengalami permasalahan, hal ini bisa saja dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal seperti faktor lingkungan, masyarakat, teman  sebaya dan lainnya. Dalam  masa dewasa awal banyak sekali masalasah yang dihadapi dalam menjalani kehidupannya, baik dari segi individu, sosial, fisik, budaya maupun yang lainnya. Oleh karena itu sangatlah dibutuhkan peran maupun bantuan dari seorang guru BK atau konselor dalam membimbing orang dewasa awal dalam melaksanakan tugas perkembangannya agar orang dewasa awal bisa menyelesaikan tugas perkembangannya dengan seoptimal mungkin agar mendapatkan kehidupan yang bahagia kedepannya.