Hanung Setiawan
Univesitas Mercu Buana Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Dashboard Sistem Notifikasi Otomatis Aset Berbasis WhatsApp API Dengan Pendekatan Waterfall Hanung Setiawan; Imam Suharjo
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i1.2493

Abstract

Manajemen aset digital menjadi aspek penting dalam menjaga kelangsungan operasional perusahaan, khususnya dalam pemantauan jadwal pemeliharaan dan masa berlaku layanan. Banyak perusahaan masih menghadapi kendala akibat keterlambatan pengingat yang disebabkan tidak adanya sistem notifikasi yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem notifikasi otomatis berbasis WhatsApp API yang dapat mengingatkan pengguna terkait masa berlaku dan pemeliharaan aset digital. Sistem ini dilengkapi dengan dashboard admin yang memungkinkan pengelolaan aset dan penjadwalan notifikasi secara terpusat dan real-time. Metode pengembangan menggunakan model waterfall, yang terdiri dari tahapan analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Pengujian dilakukan menggunakan metode black box untuk memastikan seluruh fungsionalitas berjalan sesuai spesifikasi. Hasil implementasi menunjukkan sistem mampu mengirimkan notifikasi otomatis pada interval waktu 14 hari, 7 hari, 3 hari sebelum jatuh tempo, dan pada hari H. Jika tidak ada respons dari pengguna, sistem juga mengirimkan notifikasi eskalasi ke tim keuangan. Integrasi WhatsApp API memberikan kemudahan dalam distribusi informasi secara cepat dan akurat. Integrasi WhatsApp API memberikan keunggulan dalam hal kecepatan, keandalan pengiriman pesan, serta kemudahan adopsi oleh pengguna. Sistem ini terbukti efektif dalam meningkatkan kepatuhan terhadap jadwal pemeliharaan serta membantu mencegah keterlambatan pembayaran atau penghentian layanan. Solusi ini dapat diterapkan dalam berbagai konteks pengelolaan aset digital di lingkungan bisnis maupun institusi.