Citra Dewi Sartika
Politeknik Negeri Sriwijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Sistem Terintegrasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Politeknik Negeri Sriwijaya Lailatur Rahmi; Sulistiyanto Sulistiyanto; Citra Dewi Sartika; Achmad Ilmi Al Akbar
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v6i1.3282

Abstract

Kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi merupakan permasalahan yang berdampak serius terhadap kesehatan mental, prestasi akademik, serta citra institusi. Meskipun Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021 mewajibkan pembentukan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS), implementasi di Politeknik Negeri Sriwijaya masih menghadapi sejumlah kendala, seperti rendahnya tingkat pelaporan, terbatasnya media informasi, dan belum tersedianya sarana komunikasi yang terintegrasi. Urgensi penelitian ini didasarkan pada kebutuhan menghadirkan solusi digital yang efektif, aman, dan inklusif guna mendukung upaya pencegahan sekaligus penanganan kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem terintegrasi berbasis teknologi informasi yang menyediakan layanan edukasi, pelaporan online, pendampingan korban, serta dukungan koordinasi bagi Satgas PPKS. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan prototipe, validasi ahli, uji coba terbatas, revisi, uji lapangan, hingga finalisasi produk. Validasi melibatkan pakar teknologi informasi, psikologi, hukum, dan Satgas PPKS untuk memastikan kesesuaian fungsi, kepatuhan regulasi, serta keamanan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu meningkatkan aksesibilitas informasi, mempercepat proses pelaporan, serta memperkuat peran institusi dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman, responsif, dan berkeadilan gender. Selain itu, platform ini berpotensi dikembangkan lebih lanjut untuk mendukung integrasi dengan berbagai layanan digital institusi, sehingga secara keseluruhan dapat memperkuat ekosistem kampus yang inklusif dan berkelanjutan.