Instagram sebagai media berbasis visual menjadi salah satu platform utama bagi media jurnalisme gaya hidup mendistribusikan konten berita yang dikemas secara multimedia. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan motif pengguna Instagram dalam mengikuti akun media jurnalisme gaya hidup @fimeladotcom dengan menerapkan teori uses and gratifications 2.0 tipologi Model MAIN (Modality, Agency, Interactivity, dan Navigability) yang diperkenalkan oleh Sundar & Limperos (2013). Teori ini menitikberatkan pada gratifikasi khalayak dalam penggunaan media digital, seiring dengan berkembangnya karakteristik media baru yang semakin interaktif, personal, dan partisipatif. Penelitian ini menerapkan metode survei deskriptif terhadap 384 responden pengikut Instagram @fimeladotcom. Hasil penelitian ini menemukan bahwa motif modalitas menjadi dorongan paling kuat bagi pengguna Instagram dalam mengonsumsi media, karena gaya penyajian visual dan format media yang digunakan dinilai menarik, jelas, dan mudah dipahami. Motif agensi menempati urutan kedua, yang mencerminkan peran aktif audiens dalam mengelola pengalaman konsumsi konten sesuai kebutuhan personal. Motif navigabilitas di urutan ketiga, mengindikasikan kemudahan audiens dalam menelusuri beragam topik gaya hidup dalam satu ruang terstruktur, dan motif interaktivitas di urutan terakhir sebagai pendukung pengalaman bermedia yang responsif. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengoptimalan visual, format media, serta pengemasan konten gaya hidup membangun daya tarik audiens. Dalam konteks jurnalisme gaya hidup yang kerap dipersepsikan sebagai informasi ringan dan menghibur, penyajian konten yang menarik dan relevan terbukti mampu membangun pengalaman konsumsi media yang terasa personal dan bermakna.