Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Prioritas Pembangunan Desa Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Chakim Annubaha; Hendroyono Dwi Purwo
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v6i1.3933

Abstract

Perencanaan pembangunan desa bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Namun, pemerintah desa sering menghadapi kesulitan dalam menentukan prioritas pembangunan karena keterbatasan anggaran, banyaknya usulan kegiatan, dan beragamnya kepentingan masyarakat. Penentuan prioritas yang masih bersifat subjektif dapat mengarah pada ketidaktepatan sasaran dan pemanfaatan sumber daya yang tidak optimal. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan sistematis yang dapat membantu pengambil keputusan dalam menetapkan skala prioritas pembangunan secara objektif dan transparan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam penentuan prioritas pembangunan desa menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode penelitian meliputi identifikasi masalah, penentuan kriteria dan alternatif pembangunan, pengumpulan data melalui wawancara dengan perangkat desa serta studi dokumentasi, dan pengolahan data menggunakan AHP. Kriteria yang digunakan mencakup kondisi infrastruktur, kebutuhan masyarakat, ketersediaan anggaran, dan dampak pembangunan terhadap kesejahteraan masyarakat. Metode AHP digunakan untuk melakukan perbandingan berpasangan antar kriteria dan alternatif guna memperoleh bobot prioritas yang akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan dapat memberikan rekomendasi prioritas pembangunan desa secara terstruktur dan terukur. Alternatif pembangunan infrastruktur memperoleh prioritas tertinggi, diikuti oleh program pemberdayaan ekonomi dan pembangunan sosial. Rasio konsistensi yang diperoleh berada dalam batas yang dapat diterima, menunjukkan bahwa proses pengambilan keputusan dapat dipercaya. Dengan demikian, SPK berbasis AHP ini efektif digunakan oleh pemerintah desa untuk menentukan prioritas pembangunan secara objektif, transparan, dan akuntabel, serta mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran.