Nofrida Hanum
Universitas Riau

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Program Bimbingan Sosial Ean Keterampilan Kerja Pada UPT PSMP Tengku Yuk Provinsi Riau (Kajian Peran Lembaga Sosial dalam Pembinaan Anak Putus Sekolah) Nofrida Hanum; Teguh Widodo
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2817

Abstract

Masalah anak putus sekolah masih menjadi isu sosial yang kompleks di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Provinsi Riau. Anak-anak yang tidak melanjutkan pendidikan formal cenderung mengalami kerentanan sosial yang lebih tinggi, seperti kenakalan remaja, penyimpangan perilaku, hingga keterpinggiran dari sistem sosial yang ideal. Oleh karena itu, kehadiran lembaga sosial yang mampu memberikan intervensi secara tepat menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas dan dampak program bimbingan sosial dan keterampilan kerja yang dilaksanakan oleh Unit Pelaksanaan Teknis Pelayanan Sosial Marsudi Putra (UPT PSMP) Tengku Yuk dalam upaya membina dan memberdayakan anak-anak putus sekolah agar kembali menjadi individu yang berdaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, berlokasi di UPT PSMP Tengku Yuk Provinsi Riau, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan dokumentasi. Informan terdiri dari satu informan kunci (kepala seksi rehabilitasi sosial) dan lima orang anak binaan yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bimbingan sosial yang mencakup kegiatan pembinaan agama, psikologi, kedisiplinan, olahraga, dan konseling, mampu membentuk kembali karakter anak binaan. Sementara itu, program keterampilan kerja seperti pelatihan otomotif dan las memberikan bekal praktis yang sangat dibutuhkan untuk menunjang kemandirian ekonomi anak-anak setelah masa pembinaan berakhir. Keberhasilan program ini dianalisis menggunakan teori struktural fungsional Talcott Parsons melalui empat fungsi utama yaitu adaptasi, pencapaian tujuan, integrasi, dan pemeliharaan pola. Selain itu, teori perubahan sosial dari Selo Soemardjan digunakan untuk melihat dampak program terhadap transformasi nilai, sikap, perilaku, serta relasi sosial anak binaan. Terjadi perubahan signifikan pada anak-anak yang sebelumnya memiliki sikap apatis, tidak memiliki tujuan hidup, dan bermasalah secara sosial, menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab, produktif, dan mampu bersosialisasi secara sehat