Jasa transportasi daring (mencakup ojek dan taksi) yang berbasis aplikasi kini telah menjadi preferensi primer mobilitas bagi komunitas urban, termasuk di wilayah Bandung. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pola pemanfaatan transportasi online , berfokus pada analisis frekuensi pemesanan, struktur biaya perjalanan, dan faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pengguna. Penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan gambaran statistik deskriptif terkini mengenai kondisi di lapangan dari perspektif pengemudi. Metode studi ini mengadopsi pendekatan kuantitatif deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan 100 pengemudi ojek online yang masih aktif beroperasi di berbagai wilayah Kota Bandung. Instrumen penelitian berupa kuesioner singkat yang mencakup profil pengemudi, aktivitas harian, tarif, pendapatan, serta pengalaman mereka dengan penumpang. Data yang terkumpul diolah menggunakan analisis statistik deskriptif. Analisis ini digunakan guna memaparkan ukuran tendensi sentral, seperti kalkulasi nilai rata-rata (mean), nilai tengah (median), dan modus, serta ukuran dispersi, yang mencakup standar deviasi dan jangkauan interkuartil. Untuk data kategorik, digunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transportasi online telah menjadi bagian penting dalam mobilitas harian masyarakat Bandung. Permintaan tertinggi terjadi pada jam sibuk pagi (05.00–09.00) dan sore hari (15.00–18.00). Rata-rata pesanan per hari berkisar 10-20 order, dengan tarif rata-rata per perjalanan antara Rp12.000 hingga Rp18.000. Mayoritas pengemudi (94,7%) menyatakan bahwa biaya operasional sangat memengaruhi pendapatan bersih mereka , yang berada di kisaran Rp150.000 hingga Rp300.000 per hari. Temuan ini juga mengonfirmasi bahwa sebagian besar penumpang menggunakan layanan ini untuk perjalanan kerja/kampus (94,7%), menunjukkan tingkat ketergantungan yang sangat tinggi pada moda ini. Penelitian ini memberikan gambaran yang kuat tentang perilaku pengguna serta variasi tarif yang memengaruhi permintaan perjalanan.